Arsip Blog

Kamis, 12 Mei 2011

Indonesia Bisa Meniru Jepang Soal Pembangunan PLTN

[JAKARTA] Pemerintah Indonesia bisa meniru langkah Pemerintah Jepang untuk menghentikan semua rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dalam rangka membuka jalan bagi pemanfaatan energi terbarukan secara besar-besaran. Hal ini diserukan oleh Greenpeace  setelah Perdana Menteri Jepang Naoko Kan mengumumkan bahwa Jepang tidak akan membangun PLTN baru.

"Jelas Indonesia akan lebih baik tanpa PLTN. PLTN adalah khayalan yang berbahaya, mahal dan ketinggalan zaman. Greenpeace menyambut keputusan Jepang untuk meninggalkan rencana membangun PLTN baru dan menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk mengikuti langkah ini,” kata Arif Fiyanto, Juru kampanye Iklim dan Energi, Greenpeace Asia Tenggara di Jakarta,Rabu (11/5).

Menurutnya, Pemerintah harus menghapuskan PLTN dari kebijakan energi nasional dan mengarahkan negara ini menuju pemanfaatan secara  besar-besaran energi bersih dan terbarukan. Jepang, lanjutnya, merupakan negara yang telah banyak berinvestasi pada nuklir untuk produksi listrik.

Namun, krisis nuklir yang masih terus berlangsung di Fukushima, bencana nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl pada tahun 1986, telah membuktikan bahwa walaupun kemajuan teknologi PLTN sering digembar-gemborkan, tetap memiliki bahaya yang melekat. 

“Namun promotor PLTN di Indonesia menyatakan bahwa mereka berencana untuk terus maju dengan proposal PLTN meskipun risiko yang telah terbukti,” kata Arif.

Indonesia, seperti Jepang, terletak di cincin gunung berapi Pasifik dan sangat rentan terhadap gempa bumi, letusan gunung api dan bencana alam yang terkait.

Bedanya, Jepang memiliki budaya keselamatan yang sangat baik dan sistem peringatan dini yang unggul.  Sedangkan Indonesia tidak memiliki sistem dengan kemajuan yang sama dengan Jepang.

"Daripada menunggu bencana untuk menyerang, sebaiknya kita  mengikuti langkah Jepang, dan mengadopsi kebijakan soal energi itu. Keputusan Jepang akan membuka pintu untuk lompatan lebih besar  dan mengikat untuk energi terbarukan dan teknologi efisiensi energi,” tambahnya. [D-13]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...