Arsip Blog

Jumat, 27 Mei 2011

Konser Cinta Beta Maluku Hadir di TIM Malam Ini

TEMPO Interaktif, Jakarta- Setelah akhir Maret lalu berhasil membuat Laskar Dagelan, kali ini tim kreatif Indonesia Kita akan menggelar Konser Cinta “Beta Maluku” (Nyanyian Damai untuk Indonesia ), di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada malam ini dan besok (27-28/5) pukul 20.00 WIB. Tim kreatif yang digawangi oleh Butet Kartaredjasa, Agus Noor dan Djaduk Ferianto akan menggandeng Glenn Fredly.


Melalui pentas musikal ini dimunculkan semangat untuk terus-menerus mengupayakan perdamaian. Melalui lagu-lagu yang diambil dari khasanah Maluku mulai dari lagu-lagu tradisional yang menggambarkan sejarah awal manusia Maluku hingga lagu popular dan kontemporer.

Sejarah mencatat, masyarakat Maluku melalui jalan kebudayaan mampu mengatasi konflik yang mencabik-cabiknya. Dan Indonesia, mesti belajardari kearifan mereka. Inilah spirit yang ingin dibagikan melalui Konser Cinta “Beta Maluku” (Nyanyian Damai untuk Indonesia ).

“Inilah pentas yang merefleksikan cinta kami kepada Indonesia, melalui nyanyian-nyanyian kami, juga kebudayaan yang tumbuh di masyarakat Maluku,” ujar Glenn Fredly, yang menjadi sutradara sekaligus tim kreatif pementasan dalam rilis.

Selain Glenn, “Beta Maluku” didukung para seniman Maluku: Bing Leiwakabessy,
Zeth Lekatompessy, Bob Tutupoli, Barry Likumahuwa dan MC-komedian yang popular di Maluku, Om Koko. Juga akan tampil kelompok Haunesa Etnika dan Rence Alfons, Maluku Hiphop Community, Mariony Saherlawan, Muhamad Irfan dan Bengkel Sastra Maluku, Paduan Suara Effata dan puluhan penari. Juga didukung oleh desainer busana Samuel Watimena.

Ini bukan sekadar “Maluku Night”, tapi sebuah konser cinta yang menjadi gambaran sejarah yang tumbuh di masyarakat Maluku melalui pengolahan musik
yang luas: dari jazz, pop, hawaian, etnik, hiphop.

Seperti Laskar Dagelan pada Maret lalu, pentas yang diselenggarakan tim Indonesia Kita mencoba meyakinkan kembali, betapa kesenian dan kebudayaan adalah kekuatan yang selama ini mampu menyatukan dan juga sebuah jalan bagi terbangunnya semangat saling menghargai
keanekaragaman.


Ismi Wahid | Berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...