Arsip Blog

Senin, 16 Mei 2011

SEM 2011: Tim Mahasiswa Indonesia Targetkan 1.000 kpl

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk kedua kalinya, 10 tim mahasiswa Indonesia dari 5 Penguruan Tinggi akan mengikuti Shell Eco-marathon (SEM) Asia 2011 yang akan diselenggarkan pada 6-9 Juli 2011 di Sirkuit, Sepang, Malaysia. Tim tersebut berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, 2 tim, Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS, Surabaya, 3 tim, Universitas Indonesia, 2  tim, Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, 2 tim,  dan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) 1 tim.
Seluruh tim sudah memperlihatkan kendaraan yang dibuat dan akan dilombakan kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono, Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad  Nuh dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM),  Darwin Zahedy Saleh didampingi Country Chairman & Presiden Direktur PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi pada 14 Mei, kemarin di Parkir Selatan, Gelora Bung Karno, Jakarta.
Menurut Budiman Moerdijat, GM External Affair dan Communication PT Shell Indonesia, nantinya, ke-10 tim mahasiswa Indonesia tersebut akan bertarung dengan 117 tim dari 13 negara Asia. “Jumlah peserta SEM Asia 2011 bertambah, baik tim maupun jumlah negara,” jelas Budiman.
Kategori lomba yang akan diikuti mahasiswa Indonesia terbatas pada kendaraan Uban (6 tim) dan Prototipe (4). Khusus untuk kendaraan prototipe  dengan bentuk aerodinamis dan berukuran kecil, peserta dari Indonesia ini menargetkan konsumsi bahan bakar 1.000 km per liter (kpl).
Tahun lalu, tim Sapu Angin 2 dari ITS Surbaya,  untuk kategori Urban mencatat konsumsi 238 km/liter dan berhasil meraih juara umum untuk jenis motor bakar (internal combustion engine) berbahanbakar bensin.
Berbunga-bunga
 Sementara itu Wakil Presiden Boediono, sebelum melihat langsung kendaraan perserta, dalam sambutannya mengatakan hatinya berbunga-bunga dengan kemampuan dan target mahasiswa Indonesia tersebut. “Masalahnya bukan hanya sekadar lomba. Tetapi adalah team work. Untuk mengikut lomba dan membuat kendaraan, dikerjakan secara bersama-sama, team work. Inilah yang yang sangat diperlukan pada generasi mendatang untuk maju,” jelas Boediono.
Bersama menteri Diknas dan ESDM, Wakil Presiden melihat langsung setiap kendaraan kreasi mahasiswa yang akan dilombakan. Wakil Presiden juga berdialog dengan setiap tim dan sempat pula masuk ke dalam kendaraan dari UUGM. tipe Urban).
Sementara itu, Presdir PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi mengatakan, lomba irit ini bertujuan untuk memberi inspirasi kepada mahasiswa menciptakan kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan. Hal ini berkenaan dan makin langka dan mahalnya energi fosil. “Sementara kebutuhannnya justru meningkat,” jelasnya.
Target lain dari tim Indonesia - untuk kategori Urban – kendaraannya  sama dengan yang digunakan di jalanan umum adalah 100 – 300 kpl. Untuk mesin bensin, kapasitas mesin yang digunakan berkisar dari 90 – 125 cc dan masih mengandalkan sistem pasokan karburasi ( menggunakan karburator).
Hal tersebut dilakukan, seperti dijelaskan manajer  tim Cikal Nusantara dari ITB, Kurniawan Surya Suminar, regulasi dari panitia tidak membolehkan menggunakan pompa bensin (bahan bakar) listrik. Hal yang sama juga dijelaskan oleh Eko Hardianto dari tim Sapu Angin 4 yang mengikuti Urban dengan mesin diesel. “Tantangan cukup berat,” tegas Eko!
Tim SEM Indonesia 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...