Arsip Blog

Sabtu, 14 Mei 2011

Para Mania Juventus Club Indonesia

Berawal dari menjadi anggota fans Juventus di dunia maya, seperti di situs www.juventusclubindonesia.com.
Kemudian, anggota JCI Indonesia asal Padang pun berkomunikasi melalui situs jejaring sosial facebook.com. Setelah intensif berkomunikasi beberapa waktu, Isac, Putra Gusrianto, dan Tanjung anggota JCI asal Padang dan Pariaman pun sepakat untuk bertemu di dunia maya. Mereka sepakat membentuk JCI Chapter Padang.

Komunitas ini didirikan sebagai upaya untuk menjalin persatuan dan persaudaraan sesama pecinta Juventus. “Sulitnya sesama Juventini di Padang berkomunikasi, dan menggelar nonton bareng, akhirnya menjadi pencetus lahirnya JCI Chapter Padang.  Sebelumnya, Juventini terkesan hanya mendukung sendiri-sendiri karena tidak ada wadah,” ujar Feby Androw, anggota JCI.

Saat ini, anggota JCI berjumlah 200 orang. 150 orang di antaranya simpatisan. Sedangkan 50 orang lainnya pengurus. Mereka pertama kali mengadakan nonton bareng (nobar) pada 6 Januari 2010. Saat pertandingan antara Juventus versus Livorno. “Ramai dan seru. Saat itulah kami merasa untuk membentuk wadah yang kuat untuk penggemar Juventus,” kenang Feby.

Berbagai pengalaman berkesan pun mereka dapatkan selama menjadi anggota JCI. Seperti cerita Putra Gusrianto, Ketua JCI Chapter Padang, ini sudah mencintai Juventus semenjak masih sekolah di Sekolah Dasar. Dia memfavoritkan Juventus bermula dari hobi ayahnya menonton Juventus di televisi.

Setelah diamatinya, dia pun jatuh cinta pada Juventus hingga kini. Kecintaannya semakin bertambah ketika Juventus “dizalimi”  atas tuduhan Calpocioli (kasus mengatur skor pertandingan yang membuat Juventus degradasi ke Seri B). “Sedikit pun kami tidak mempercayainya dan tetap setia mencintai Juventus. Akhirnya kami mendapat informasi bahwa itu semua hanyalah rekayasa,” ujarnya.

Juventus pun terpental ke kasta kedua. Sejak itu, para fansnya tidak dapat lagi nobar di televisi. Menjelang Juve kembali ke seri A, praktis mereka hanya bisa meng-up date berita terbaru Juve melalui situs dan koran olahraga. “Tapi itulah yang mesti ditiru. Bagaimanapun terpuruknya, mereka terus berusaha bangkit dan akhirnya kembali ke seri A. Saya yakin, tidak lama lagi mereka akan kembali merajai seri A,” ujarnya pede.  

Bernaung di bawah JCI, para penggemar Juve ini pun menuangkan kecintaannya dalam bentuk nonton bareng, bermain futsal bareng, dan kegiatan-kegiatan amal lainnya. Untuk menjalin rasa kekeluargaan dan kebersamaan sekali seminggu, pendukung Nyonya Tua (julukan Juventus) ini menggelar pertemuan di tempat yang disepakati.

Dalam mendukung Juve, mereka ingin menjadi organisasi yang resmi dan diakui klub. Berkat perjuangannya, sekarang JCI Chapter Padang resmi bersertifikat nasional dan menjadi Chapter resmi ke-4 di wilayah Pulau Sumatera, yang sebelumnya berisi Chapter Pekanbaru, Bangka Belitung, dan Palembang. Perjuangan itu dirayakan pas satu tahun berdirinya JCI Chapter Padang di Mifan Padangpanjang, April lalu.

Anggota komunitas datang dari berbagai golongan. Mulai dari siswa SMP hingga orang kantoran. Fajrin misalnya, dia bergabung dengan JCI karena kesamaan rasa. “Di JCI, tentu saja ada kawan satu hati, satu cinta yang sama. Menonton jadi lebih seru. Informasi tentang Juventus juga kami bagi bersama-sama,” ujar siswa SMP itu.

Mereka bukan sekadar kongkow-kongkow dan mengadakan nonton bareng. Kebersamaan mereka ternyata juga menuai prestasi. JCI Chapter Padang meraih juara 1 Turnamen PES Antarfans Club se-Sumbar dan juara 1 Liga Futsal Antarfans Club se-Sumbar. (a)
[ Red/Redaksi_ILS ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...