Arsip Blog

Senin, 16 Mei 2011

MAEC Gelar Indonesia Music and Dance Youth Camp

suarasurabaya.net| Jalur industri sudah tidak bisa ditoleransi lagi karena orientasinya benar-benar money makers. Untuk bisa tetap berkarya masih ada jalur lainnya.

Hal ini disampaikan TAMAM HUSEIN dari Music and Art Education Center (MAEC) pada Suara Surabaya, Minggu (15/05), terkait pelaksanaan kali keempat Indonesia Music and Dance Youth Camp di Jakarta.

Menurut TAMAM, fakta di industri seni, uang masih berkuasa. Padahal untuk menjadi seniman profesional bisa menempuh cara lainnya. Satu diantaranya, melalui Indonesia Music and Dance Youth Camp.

“Kondisi yang ada saat ini memang sebuah keresahan tersendiri. Tapi melalui Indonesia Music and Dance Youth Camp, kami ingin menggugah masyarakat bagaimana menjadi seniman profesional,”ujarnya.

Sementara itu, CHRISTIN satu diantara tutor MAEC menjelaskan mekanisme untuk bisa mengikuti Indonesia Music and Dance Youth Camp cukup mengirimkan hasil karya baik berupa komposisi musik dan vokal dalam bentuk CD maupun karya tari dalam DVD dikirimkan ke Sekretariat MAEC Gedung Artha Graha Lt 11 Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52-53 Jakarta Selatan. Melalui penilaian para tutor, mereka akan dilihat talenta dan potensinya.

“Ini dilakukan agar dalam proses pembelajaran, komunikasinya bisa nyambung mengingat para pengajar dasarnya S2 dan S3. Tentu, mereka tidak akan mengajarkan dari awal sekali. Paling tidak peserta punya dasar seni musik, seni tari dan vokal,”ujarnya.

CHRISTIN menegaskan MAEC ingin agar peserta yang memang punya bakat bisa belajar dan menata diri untuk menjadi profesional di bidang seni. Seniman sejati tidak hanya sekadar bisa menyanyi tapi juga mengerti apa maksudnya dia berkesenian.

Dalam mengkomposisikan materi, tambah CHRISTIN, para tutor tidak hanya beri muatan sesuai bidang seni tapi mereka melengkapi peserta dengan soft skill misalnya mengenai character building.

Dan ke depan, arahnya para peserta ini bisa ‘dijual’ tidak saja di lingkungan lokal Indonesia tapi di dunia internasional. CHRISTIN menambahkan proses pembelajaran dipusatkan di Yamaha Center mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, selama 6 hari 5 malam.

Sedangkan NINA TAMAN menceritakan sebagai tutor dia tidak akan memberikan teori banyak tapi lebih banyak berdialog soal tampil di panggung. Satu diantaranya, bagaimana bisa menenangkan rasa grogi saat tampil dan apa yang harus ditampilkan. Bahkan dirinya ingin sharing soal mengasah kekurangan jadi keunggulan. (tin)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...