Arsip Blog

Kamis, 12 Mei 2011

Cara UGM Kenalkan Budaya Indonesia ke Kawula Muda

JAKARTA - Tak kenal maka tak sayang. Pribahasa ini dirasa cocok untuk menggambarkan hubungan generasi muda Indonesia dengan budayanya. Maraknya arus globalisasi membuat generasi muda perlahan melupakan kekayaan budaya Indonesia.

Namun ternyata hal ini tidak mempengaruhi para mahasiswa pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk tetap menghargai dan melestarikan seni budaya Indonesia. Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HMP) UGM menggelar festival seni dan budaya 2011 baru-baru ini.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang bagi para mahasiswa untuk bisa mengenal lebih jauh seni budaya yang ada di Indonesia," kata Koordinator acara festival seni dan budaya Laily Agustina R seperti dikutip dari situs UGM, Rabu (11/5/2011).

Berbagai kesenian daerah seperti angklung dan sejumlah tari-tarian tradisional dari beberapa daerah di Indonesia, menjadi salah satu suguhan dalam festival yang bertajuk “Membangun Solidaritas Menuju Kehidupan yang Damai dan Harmoni” tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, penari kawakan Yogyakarta Didik Nini Towok membawakan tari Topeng Walang Kekek yang merupakan hasil ciptaanya pada 1980. Tarian berusia 31 tahun itu berhasil membuat para penonton yang hadir di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) UGM terkesima.

Meskipun bertujuan untuk mengenalkan berbagai seni dan budaya di Indonesia, beberapa mahasiswa Myanmar ikut menampilkan tarian tradisional mereka, Wyne Chit-Chit Ang.(rfa)


source: http://kampus.okezone.com/read/2011/05/11/373/455937/cara-ugm-kenalkan-budaya-indonesia-ke-kawula-muda

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

Memuat...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...