Arsip Blog

Jumat, 01 April 2011

2017, Tak Ada Lagi Televisi Analog di Indonesia

SOLO - Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan tahun 2017 tidak akan ada lagi televisi analog di Indonesia, yang ada adalah televisi digital.

Melalui sistem penyiaran digital, wilayah penyiaran hanya akan dibagi menjadi 15 zona dari sebelumnya yang mencapai 33  zona. Dengan sistem penyiaran digital tersebut maka tidak akan ada lagi TV nasional.

Hal ini dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring di sela-sela Seminar Nasional Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) dengan tema Kesiapan Implementasi Sistem Penyiaran Televisi Digital di Indonesia di Solo, Jum’at (1/4).

"Dengan adanya penyiaran digital maka tidak akan ada lagi yang namanya TV nasional. Sebab semua siaran televisi jika ingin melakukan siaran di semua zona harus berjaringan dengan daerah," jelasnya.

Siaran televisi digital tersebut telah dimulai sejak Desember 2010 lalu dengan mengganti siaran televisi analog TVRI menjadi digital. Lebih lanjut Tifatul mengatakan melalui siaran digital selain diuntungkan dengan kualitas gambar dan suara yang lebih jernih, juga tidak ada lagi monopoli content karena industri penyiaran dengan industri content akan terpisah. Untuk 1 zona bisa untuk 48 channel dengan MPEG2 dengan jika mengunakan MPEG4 untuk 1 zona bisa untuk 90 channel.

"Trend ke depan adalah industri content dan saat ini jaringan kabel optik di Indonesia telah menjadi 80 persen kecuali Papua dan Maluku," katanya.

Keuntungan lain dari siaran digital adalah dari segi efisiensi biaya karena penyelenggaran penyiaran tidak harus berdiri sendiri sebab untuk 1 multilayer bisa untuk 6 hingga 12 channel. (srn)
 source : http://techno.okezone.com/read/2011/04/01/54/441405/2017-tak-ada-lagi-televisi-analog-di-indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...