Arsip Blog

Sabtu, 09 April 2011

Relokasi Pabrik Jepang, Indonesia Jangan Mau Kalah

JAKARTA - Guna mengantisipasi merosotnya Impor dari Jepang yang juga akan memukul pertumbuhan Indusrti pemerintah bisa mencegah hal itu dengan merelokasi basis ekonomi di Jepang untuk dipindahkan ke Indonesia.

Demikian diungkapkan Deputi Menko Perekonomian bidang Perdagangan dan Industri Edy Putra Irawady. Edy mengatakan Negara-negara lain saat ini sudah berlomba-lomba untuk menggoda Jepang agar mau memindahkan industrinya ke negara mereka. 

“Negara-negara itu seperti, China , India , Malaysia , Thailand , bahkan mereka sudah door to door untuk menawarkannya,” ujar Edy kala ditemui di kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Kemarin.

Edy menjelaskan Indonesia berpotensi dipilih karena telah memiliki kedekatan khusus dengan Jepang seperti kedekatan sejarah, dan yang paling penting adalah sumber energi yang membuat jepang menggantungkan import gas dari Indoensia. 

"Dan perusahaan mereka juga sudah beberapa yang telah lama tinggal di Indonesia,“ tambahnya.

Namun demikian dia menyangkan sikap pemerintah Indonesia yang menurutnya kurang mempromosikan diri ke Jepang. “Itu yang menjadi kelemahan kita, sebenarnya permintaan Jepang tidak banyak yaitu hanya kemudahan relokasi Industri dan kemudahan regulasi birokrasi serta fasilitas,” tegasnya.

Diketahui ada kelumpuhan produksi akibat bencana tsunami dan gempa bumi yang baru saja berlangsung dan menghajar daerah - daerah barat yang banyak industrinya, seperti di Yokohama dan Sendai. “Industri yang akan terkena dampaknya adalah Elektronik, Otomotif, Ban,” jelas dia.

Akan tetapi pasca gempa bukan hanya ketiga industri yang bisa 
direlokasi namun juga industri lainnya. “kita sebenarnya jangan hanya menargetkan untuk industri otomotif dan elektronik saja tetapi industri lainnya seperiti, alat rumah tangga, peralatan kantor serta makanan ringan, karena setelah bulan ke 4 nanti Jepang semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya,” paparnya.

Edy memperkirakan impor Jepang ke Indonesia akan mengalami penurunan sekitar 20-30 persen. Penurunan impor itu sendiri diperkirakan akan berlangsung mulai bulan April ini.(ade)




source : http://economy.okezone.com/read/2011/04/09/320/444197/relokasi-pabrik-jepang-indonesia-jangan-mau-kalah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...