Arsip Blog

Senin, 04 April 2011

Tim Robot UGM Wakili Indonesia di Kontes Robot AS

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Tim robot Universitas Gadjah Mada (UGM) Iron Fire, menjadi salah satu wakil dari Indonesia dalam pertandingan kontes robot dalam ajang Trinity College Fire-Fighting Robot Contest di Hartford City, Connecticut, Amerika Serikat, 9-10 April 2011 mendatang.

Tim robot UGM ini merupakan mahasiswa-mahasiswa yang terdiri Farid Inawan, Noer Azis Ismail, Luiz Rizki Ramelan (Ketiganya dari Jurusan Teknik Elektro 2009) dan Wahyu Wijayanto (Jurusan Teknik Mesin 2008). Selain Iron Fire dari UGM, Indonesia juga mengirimkan wakilnya Zarqun dari ITB.

Menurut Luiz Rizki Ramelan, segala persiapan telah dilakukan termasuk dengan perhitungan perbedaan iklim di USA. Tim UGM akan membawa dua robot Iron Fire yang akan ditandingkan setelah sebelumnya dilakukan penyempurnaan.

“Desain telah disempurnakan sehingga untuk manuver lebih stabil. Ini diperlukan agar robot bisa menghadapi rintangan seperti uneven floor, sound damper dan property,” terangnya, Jumat (1/4).

Dikatakannya, untuk pertandingan di Hartford, tim robot harus memadamkan lilin pada sebuah labirin. Letak lilin dan letak start robot akan diacak dengan sebuah sistem pengacak sehingga tim robot tidak akan tahu dimana robot akan start dan dimana lilin berada.Meski begitu, pihaknya optimis bisa melewati berbagai rintangan dalam ajang tersebut.

Seperti diketahui Iron Fire UGM dan Zarqun ITB  menjadi juara nasional pada Kompetisi Robot Nasional di Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2010 silam. Iron Fire menjadi juara 1 pada Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) beroda, sedangkan Zarqun juara 1 KRCI berkaki. Dengan hasil tersebut keduanya  berhak mewakili Indonesia pada Trinity College Fire-Fighting Robot Contest di AS.

Sementara itu dosen pembimbing tim robot Iron Fire, Priyatmadi, MT menegaskan bahwa tim robot UGM siap bertanding dalam kontes tersebut. Latihan terus dilakukan dan ditingkatkan sebelum keberangkatan mereka hari Selasa depan.“Saya rasa semuanya sudah siap. Kita berdoa saja agar kita bisa menang,” tandasnya.

Ketua Tim Robot Indonesia Prof Jamasri mengatakan, Iron Fire sebelum berangkat ke AS telah melewati perjalanan yang cukup panjang hingga juara di tingkat nasional. Kontes robot itu, kata Jamasri, sekaligus juga bisa sebagai implementasi secara riil dari aspek keilmuwan.

“Harapannya ini bisa diterapkan dan bermanfaat dari aspek keilmuwan. Ke depan juga akan lebih bermanfaat ketika mahasiswa mencari pekerjaan dengan basis pengetahuan yang dimiliki tersebut,”kata Jamasri.
Redaktur: Krisman Purwoko
Reporter: Yulianingsih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...