Arsip Blog

Kamis, 07 April 2011

Indonesia & Turki Dipersatukan Lewat Budaya

TANGERANG, KOMPAS.com — Presiden Turki Abdullah Gul mengungkapkan, pertukaran kebudayaan yang dilakukan Indonesia dengan Turki berjalan efektif karena terbukti mampu mempersatukan kedua negara.
"Pertukaran kebudayaan yang dilakukan dengan mendirikan sekolah Turki di Indonesia memberikan dampak tentang pemersatuan kedua negara," kata Presiden Turki Abdullah Gul melalui penerjemahnya saat melakukan kunjungan di Sekolah Kharisma Bangsa, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (7/4/2011).
Abdullah Gul, yang datang didampingi istrinya dan rombongan, mendapat sajian tarian khas Turki, silic cay. Tari itu merupakan tarian untuk perlombaan dalam Turkey Olimpiyatlarie mewakili Indonesia di Turki, Juli mendatang.
Selain itu, Abdullah juga memaparkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang menghargai kebudayaan. Karena itu, kerja sama yang dijalin berjalan lancar hingga saat ini.
"Bangsa yang maju adalah bangsa yang menghargai kebudayaannya. Salah satunya adalah Indonesia. Maka, Turki pun turut menyambut baik," katanya.
Kedatangan Abdullah Gul yang merupakan lawatan balasan setelah sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan ke Turki beberapa bulan silam.
Sebelum mengakhiri kunjungan, Abdullah memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh yang telah berhasil membantu dalam berdirinya sekolah Turki di Indonesia. Mereka di antaranya Ketua Yayasan Kharisma Bangsa, H Djusni Djohan, Bupati Sragen, Untung Wiyono, Ketua Yayasan Teuku Nyak Arif, Prof HT Syamsul Hadi, Ketua Yayasan Al-Firdaus, Drs H Aip Syarifuddin, dan ketua Yayasan Pribadi Indonesia, A Husen Adiwisastra.
Delapan sekolah Turki tersebut tersebar di beberapa daerah, seperti Semarang, Bandung, Depok, Tangerang Selatan, dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Tak hanya itu, di NAD, saat ini pun sedang dibangun asrama yang akan mampu menampung 400 siswa. Presiden pun berpesan kepada para guru asal Turki di Indonesia untuk tetap bersemangat dalam mengajar. Dengan demikian, hubungan yang terjalin dalam dunia pendidikan tetap berlanjut dan sesuai dengan tujuan.
Sekretaris Kabinet Dipo Alam, mewakili Pemerintah Indonesia, menyatakan terima kasih atas hubungan yang selama ini berjalan dengan baik. "Hubungan ini diharapkan dapat terjalin terus karena hubungan antara orang Indonesia dengan Turki mampu memberikan kemajuan kebudayaan," katanya.
Pertukaran pelajar Indonesia-Turki, baik dari dalam segi sains maupun budaya, memang kerap dilakukan. Salah satunya adalah yang akan dilaksanakan oleh tim tari asal Kharisma Bangsa yang akan mengikuti Turkey Olimpiyatlarie.
Sumber :
ANT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...