Arsip Blog

Sabtu, 02 Juli 2011

Indonesia & Prancis perjuangkan Palestina merdeka

JAKARTA: Indonesia dengan Perancis sepakati terus perjuangkan pengakuan negara Palestina yang merdeka dalam bingkai penyelesaian konflik politik Palestina- Israel. PM Perancis Francois Fillon mengatakan solusi dua negara harus terus diperjuangan sembari membicarakan pengakuan terhadap negara Palestina yang merdeka dari kolonial Israel.
"Tentang Israel dan Palestina untuk mencari solusi dua negara, dan juga masalah pengakuan negara Palestina bisa dibicarakan dalam masalah tersebut. Semoga ini bisa diselesaikan sebelum pertemuan mendatang," ujarnya di Istana Merdeka, hari ini.
Menurut dia, masalah itu juga menjadi salah satu isu diskusi dirinya dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan kenegaraan tersebut.
Presiden Yudhoyono menambahkan kedua negara ingin melihat munculnya negara Palestina yang berdaulat dan hidup aman dan damai bersama Israel. Masalah itu, lanjutnya menjadi bahasan bersama dengan masalah lain terkait dengan situasi di Timur Tengah pada saat ini.
Dalam hal ini, tuturnya, gejolak politik dan dinamika demokrasi di kawasan itu agar bisa diselesaikan secara damai dan kehendak rakyat untuk berdemokrasi bisa dilaksanakan dengan baik.
Para pemimpin Palestina menegaskan bahwa pihaknya akan mencari pengakuan negara Palestina dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada September depan. Keputusan itu diambil selama pertemuan yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas di Ramallah, meski ditentang oleh Amerika Serikat dan Israel.
Palestina ingin mendeklarasikan negara mereka di tanah yang diduduki Israel pada 1967, termasuk Yerusalem Timur sebagai ibu kota.
Seperti dilansir Antara, anggota Komite Eksekutif PLO, Yasser Abed Rabbo mengatakan keputusan PBB seharusnya setuju dengan resolusi-resolusi internasional tentang Palestina dan hak bangsa-bangsa `dalam penentuan nasib sendiri`.
Para anggota Komite Eksekutif dan anggota Komite Sentral Fatah Abbas ikut berpartisipasi dalam rapat. Satu pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan mengatakan bahwa pengakuan kepada negara Palestina membantu membuat perdamaian abadi dan komprehensif di mana kehidupan negara Palestina dalam damai dengan tetangga-tetangganya.
Pernyataan menyerukan masyarakat internasional dan negara-negara Arab untuk mendukung Palestina dalam upaya mereka memenangkan pengakuan tersebut.
Pada awal pertemuan, Abbas mengatakan bahwa masalah pengakuan sangat penting karena pembicaraan damai dengan Israel telah berhenti tahun lalu, disebabkan Israel bersikeras untuk terus membangun permukiman Yahudi di Tepi Barat, wilayah Palestina yang mereka duduki.(mmh)






AddThis Social Bookmark Button

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

Memuat...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...