Arsip Blog

Selasa, 05 Juli 2011

Australia Minati Kedelai & Cokelat Indonesia

JAKARTA - Pengusaha makanan dan minuman asal Australia tertarik untuk memasok bahan baku seperti kedelai dan cokelat dari Indonesia.

Hal ini sebagai dampak dari keikutsertaan Indonesia dalam pameran Good Food & Wine Show yang diadakan 1-3 Juli 2011 di Sydney Exhibition and Convention Center.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima okezone dari Kementerian Perdagangan, Selasa (05/07/2011) di Jakarta, dari forum business matching, Sanitarium (produsen makanan dan minuman breakfast foods and soy Australia) berencana  mengunjungi PT Garuda Food Putra Putri Jaya pada Agustus mendatang untuk mencari pasokan bahan baku produk breakfast and soy foods.
"Sanitarium tertarik untuk mengembangkan beberapa proyek kerjasama dengan PT Garuda Food Putra Putri Jaya untuk beberapa jenis atau tipe healthy snack bars," tulis keterangan tersebut.

Selain itu, PT Wahana Interfood Nusantara juga direncanakan akan mengunjungi salah satu food service distributor di Australia. "Indonesia yang  merupakan negara terbesar ketiga penghasil coklat dunia, dan  harga produk cocoa dan chocolate Indonesia dapat bersaing dengan produk-produk cocoa dan chocolate dari negara lain," lanjutnya.

Sebagai informasi, di Australia, pameran ini dikunjungi lebih dari 135 ribu pengunjung. Dalam kesempatan ini, Indonesia menampilkan beragam produk makanan dan minuman seperti  biscuit, snack, confectionary, basic food, beverage (PT Garuda Food Putra Putri Jaya), cocoa dan chocolate (PT Wahana Interfood Nusantara), agar-agar (PT Dunia Bintang Walet) dan crackers, drinks, essence, flour, noodle, spices, sweets (Eastern Cross Trading Co.).

Dari pameran ini, jejaring pemasaran produk makanan dan minuman Indonesia di supermarket-supermarket besar di Australia, seperti Coles, Woolworths yang kebanyakan dijalankan oleh warga keturunan Asia semakin terbuka lebar.

Menurut Australian Food and Grocery Council (AFGC), industri manufaktur makanan dan minuman di Australia merupakan salah satu industri dengan kontribusi utama bagi perekonomian Australia dengan pendapatan dan penjualan per tahun mencapai 100 miliar dolar Australia. Diperkirakan, industri produk makanan dan minuman organik di Australia juga akan meningkat 10-30 persen karena saat ini permintaan produk organik melebihi penawaran.
(wdi)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

Memuat...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...