Arsip Blog

Kamis, 09 Juni 2011

Pemerintah Tawarkan 79 Proyek Senilai 53,4 Miliar Dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah menawarkan 79 proyek dengan total nilai investasi 53,4 miliar dollar AS dengan menggunakan skema kemitraan publik dan swasta. Pembangunan infrastruktur itu untuk menciptakan iklim investasi yang kompetitif, khususnya dalam menarik minat swasta untuk membiayai pembangunan infrastruktur di Indonesia.  
Hal ini disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Kepala Bappenas Armida Salsiah Alisjahbana, dalam acara peresmian peluncuran Buku Perencanaan Proyek dengan Skema Kemitraan Publik-Swasta atau PPP 2011, Kamis (9/6/2011), di Jakarta.  
Dalam sambutannya, Armida menjelaskan, inti utama pembangunan infrastruktur dengan skema PPP bertujuan menciptakan iklim investasi yang kompetitif, terutama dalam menarik minat swasta untuk membiayai pembangunan infrastruktur di Tanah Air. "Infrastruktur menjadi faktor utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu negara, termasuk Indonesia," ujarnya.  
Saat ini dari 139 negara yang tergabung dalam Forum Ekonomi Dunia 2010-11 Indeks Daya Saing Global, Indonesia menempati peringkat ke-44 atau meningkat 10 peringkat dan peringkat infrastruktur pun meningkat dibandingkan tahun lalu. Akan tetapi, pemerintah bertekad untuk lebih meningkatkannya kembali tahun ini.  
Selain itu, sejumlah lembaga pemeringkat juga memberikan nilai cukup baik pada Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah kembali menawarkan proyek-proyek infrastruktur dengan skema PPP yang dituangkan Buku Rencana Proyek PPP 2011.  
Ada tiga fungsi utama peluncuran buku rencana proyek itu. Pertama, merencanakan proyek-proyek infrastruktur dengan skema PPP, yang di dalamnya akan bersinergi dengan kebijakan-kebijakan nasional dan alokasi belanja.  
Kedua, menginformasikan kepada kalangan swasta tentang persiapan proyek infrastruktur PPP, inisiasi proyek-proyek baru, dan tender proyek yang siap jual dari berbagai negara. Ketiga, memantau perencanaan dan pembangunan proyek-proyek infrastruktur PPP.  
Buku rencana proyek itu terdiri dari tiga kategori, yaitu proyek siap ditawarkan, proyek prioritas, dan proyek potensial dengan total 79 proyek. Di antaranya, terdapat 13 proyek baru, di mana sebelumnya pemerintah mengeliminasi 33 proyek yang terdapat pada buku rencana proyek PPP 2011 tersebut.  
Seluruh proyek yang ditawarkan dalam buku rencana proyek itu diharapkan dapat menjadi penghubung bagi pemerintah dan swasta untuk bersama-sama membangun sektor infrastruktur di Indonesia. Apalagi, sistem administrasi dan organisasi skema PPP juga telah melibatkan tiga institusi pemerintah, yaitu Kementerian Keuangan, BKPM, dan Bappenas.Dalam hal ini, Bappenas berfungsi sebagai kantor pendukungnya.  
Data Bappenas mencatat, untuk proyek siap ditawarkan berjumlah 13 proyek senilai 27,52 miliar dollar AS. Kemudian, sebanyak 21 proyek prioritas dengan nilai 10,38 miliar dollar AS, dan 45 proyek senilai 15,5 miliar dollar AS. Sementara itu, terdapat 16 proyek kerja sama yang sedang dan akan transaksi pada tahun 2011, dengan nilai 32,33 miliar dollar AS.
 

source :  http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/06/09/14314832/Pemerintah.Tawarkan.79.Proyek.Senilai.53.4.Miliar.Dollar.AS.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

Memuat...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...