Arsip Blog

Kamis, 16 Juni 2011

2035 Keamanan Jalan Indonesia Terbaik di Asean

INILAH.COM, Jakarta - Indonesia dinilai mampu mencapai target dari Decade of Action for Road Safety (DoA) 2011-2020, yang ditetapkan oleh PBB, yakni dengan menekan angka korban jiwa akibat kecelakaan dijalan hingga serendah mungkin
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Keamanan dan Keselamatan Korps Lalu Lintas Polri KBP M. Naufal Yahya. Menurutnya dengan program keselamatan jalan di Indonesia yang sudah diberlakukan sesuai dengan Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK), maka Indonesia bisa menjadi negara dengan kondisi keselamatan jalan terbaik di Asia Tenggara.
http://static.inilah.com/data/berita/foto/1609492.jpg
“Daftar aksi Program Keselamatan Jalan di Indonesia yang dapat diunggulkan untuk mencapai target DoA, dengan mengurangi jumlah korban meninggal dunia semaksimal mungkin. Dan dengan target RUNK untuk menurunkan jumlah kecelakaan, hal ini bisa menjadikan kondisi keselamatan jalan di Indonesia terbaik di Asia tenggara pada tahun 2035,” ucap Naufal.
Menurut Naufal adapun langkah yang harus terus dilakukan untuk menjadi negara dengan keselamatan jalan terbaik di Asia Tenggara, antara lain dengan melakukan perbaikan data kecelakaan lalu lintas, menciptakan jalan berkeselamatan, dan menciptakan perjalanan yang berkeselamatan.
“Selain itu juga perlu menciptakan kendaraan yang laik jalan, menciptakan sadar tertib berlalu lintas dan pengutamaan keselamatan, menciptakan deterrent effect terhadap pelanggaran dan menciptakan upaya pengurangan trauma,” jelasnya.
RUNK yang diberlakukan di Indonesia berdasarkan pada Undang-Undang No 22 tahun. POLRI memiliki komitmen tinggi untuk mengupayakan peningkatan keselamatan lalu lintas. Karena dalam Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) juga secara tegas mengamanahkan POLRI sebagai salah satu pemangku kepentingan (stakeholder) LLAJ untuk berperan aktif.
Sebelumnya PBB melaksanakan program DoA. Program ini dibuat untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas, yang berdasarkan prediksi WHO akan menjadi penyebab kematian terbesar kelima di dunia, dengan kecenderungan yang terus meningkat setiap tahunnya.
Seperti diberitakan, tahun 2011 dicanangkan sebagai tahun keselamatan berlalu lintas. Sebab berdasarkan data Kepolisian tahun 2010, jumlah korban meninggal dunia di jalan sekitar 32.000 jiwa. Bahkan ahli dari luar negeri memperkirakan lebih dari 40.000 jiwa penduduk Indonesia meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

Memuat...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...