Arsip Blog

Rabu, 08 Juni 2011

Rokok Kretek Sudah Dikenal Sejak Roro Mendut

SURABAYA- Forum  Masyarakat Industri Rokok Kecil Indonesia tetap meyakini rokok kretek merupakan warisan budaya asli Indonesia, sekalipun negara Cuba memproduksi kretek jenis lain, yaitu cerutu.

Seperti diketahui, rokok kretek atau rokok tanpa filter ini sebenarnya ada beberapa varian. Misalnya saja rokok cerutu, klobot  dan rokok kretek itu sendiri. Yang membedakan hanya   pembungkus dari masing-masing jenis itu. Misalnya saja cerutu menggunakan pembungkus dari tembakau, rokok klobot menggunakan pembungkus dari pelepah tongkol jagung, sedangkan rokok kretek itu sendiri menggunakan pembungkus dari kertas.

Namun khusus untuk rokok cerutu, selama ini orang awam mengenal jika sebagai produsen rokok cerutu terbaik adalah Kuba dan India. Nah, tentu orang akan mempertanyakan apakah memang benar rokok kretek memang warisan budaya asli Indonesia. Karena selama ini, jika cerutu bisa dibilang sebagai rokok kretek, maka  Kuba pun sebenarnya juga bisa dibilang juga penghasil rokok kretek. Untuk mendapatkan jawaban yang memuaskan tentu saja membutuhkan penelitian sejarah yang panjang.

Namun bagi Forum Masyarakat Industri Rokok Kecil Indonesia, mereka sangat yakin jika rokok kretek itu adalah warisan budaya asli Indonesia. “Seperti Kuba dan India yang membuat rokok cerutu pun sebenarnya inspirasinya dari karya nenek moyang Indonesia.  Bukti dari rokok kretek itu warisan budaya asli Indonesia itu dapat dilihat dari sejarah Roro Mendut itu. Jadi jamannya Roro mendut ke belakang itu sebenarnya Indonesia sudah mengenal kretek,” ujar Wahyu Widayat Sekjen Forum Masyarakat Industri Rokok Kecil Indonesia saat dihubungi okezone, Rabu (08/06/2011).

Berdasarkan sejarah dikisahkan, kecantikan Rara Mendut telah memukau semua orang, dari Adipati Pragola penguasa Pati, sampai termasuk juga Tumenggung Wiraguna, panglima perang Sultan Agung dari kerajaan Mataram yang sangat berkuasa saat itu.

Namun, Rara Mendut bukanlah wanita yang lemah. Dia berani menolak keinginan Tumenggung Wiraguna yang ingin memilikinya. Bahkan dia berani terang-terangan untuk menunjukkan kecintaannya kepada pemuda lain pilihannya, Pranacitra.

Tumenggung Wiraguna yang murka dan iri kemudian mengharuskan Rara Mendut untuk membayar pajak kepada kerajaan Mataram. Rara Mendut pun harus berpikir panjang untuk mendapatkan uang guna membayar pajak tersebut. Sadar akan kecantikannya dan keterpukauan semua orang terutama kaum lelaki kepadanya, akhirnya dia tiba pada sebuah cara untuk menjual rokok yang sudah pernah dihisapnya dengan harga mahal kepada siapa saja yang mau membelinya. Roro Mendut ketika berjualan rokok lintingannya, dengan lem dari jilatan lidahnya.
(uky)

source : http://travel.okezone.com/read/2011/06/08/407/465816/rokok-kretek-sudah-dikenal-sejak-roro-mendut

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...