Arsip Blog

Rabu, 02 Maret 2011

Naik Daun, Produksi Batik Melonjak 13%

Jakarta - Industri batik dalam negeri kini tengah naik daun yang ditandai meningkatnya produksi setiap tahun. Di 2010 nilai produksi industri batik menembus angka Rp 732,67 miliar atau naik 13% dari periode sebelumnya Rp 648,94 miliar.

Berdasarkan bahan rapat kerja kementerian perindustrian pada periode 2010, nilai bahan baku industri batik di dalam negeri mencapai Rp 403,92 miliar, sementara telah terjadi nilai tambah sebesar Rp 340,61 miliar. Pada tahun yang sama tercatat industri batik mampu menyerap 70.395 orang tenaga kerja atau terus meningkat setiap tahunya.

Di 2009 tercatat tenaga yang terserap dari sektor ini hanya 64.479 orang, tahun 2008 tercatat sebanyak  58.735 orang, di 2007 hanya Rp 51.074 orang. Dari sisi unit usaha terus terjadi peningkatan, di 2010 mencapai 25.619 usaha, tahun 2009 sebanyak 24.185 usaha dan di 2008 sebanyak 22.529 unit usaha.

Meskipun mengalami kinerja yang terus membaik, kini industri batik mengalami masalah langkanya pasokan bahan baku gondorukem yang langka sekaligus mahal. Gondorukem selama ini digunakan untuk bahan baku malam yang dipakai melukis kain batik.

Selain itu industri batik lokal juga didera adannya suplai bahan batik sutra yang berkualitas rendah karena bahan benangnya dicampur dengan filamen sutera. (hen/dnl)

source : http://www.detikfinance.com 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...