Arsip Blog

Selasa, 29 Maret 2011

Kembudpar Daftarkan Tiga Warisan Budaya ke UNESCO

Jakarta - Kementerian Budaya dan Pariwisata (Kembudpar) Republik Indonesia mendaftarkan tiga warisan budaya tidak benda kepada organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB (UNESCO), kata Menbudpar, Jero Wacik.
"Hari ini Kembudpar bertangungjawab untuk melestarikan budaya Indonesia dengan mendaftarkan tiga warisan budaya tak benda ke UNESCO," ujar Jero Wacik di kantornya, Jakarta, Senin.

Ketiga warisan budaya yang didaftarkan adalah tari tradisi Bali sebagai nominasi daftar representatif  budaya tak benda, Noken atau kerajinan tangan masyarakat Papua sebagai nominasi daftar yang memerlukan perlindungan mendesak, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai nominasi penciptaan ruang budaya untuk perlindungan, pengembangan dan pendidikan warisan budaya.

Noken Khas Papua
Beberapa manfaat dengan terdaftarnya warisan budaya tak benda bagi masyarakat Indonesia, menurut dia, adalah meningkatkan citra Indonesia di mata masyarakat internasional, mendapatkan perhatian badan  dan pemerhati kebudayaan internasional, serta negara dapat mengajukan permohonan bantuan dana Konvensi 2003 khusus bagi warisan budaya yang masuk dalam daftar yang memerlukan perlindungan mendesak.
Dengan didaftarkannya tiga warisan budaya tersebut, pemerintah Indonesia akan menambah jumlah unsur budaya tak benda Indonesia yang telah menerima inskripsi dari UNESCO, yaitu Wayang Indonesia (2003), Keris Indonesia (2005), Batik Indonesia (2009) dan Angklung Indonesia (2010).


 Menteri Budaya dan Pariwisata Jero Wacik.dalam kesempatan itu menandatangani pula pendaftaran nominasi warisan budaya tersebut bersama Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono. (T.KR-FNY)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thanks for comment

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...