Senin, 02 Mei 2011

Indonesia Hanya Raih Satu Gelar

NEW DELHI -- Indonesia akhirnya hanya membawa pulang satu gelar pada India Terbuka Super Series, Minggu, 1 Mei. Gelar tersebut dipersembahkan ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sedangkan ganda putra Angga Pratama/Ryan Agung Saputra kalah.

Dalam pertandingan kemarin, Tantowi/Liliyana mengalahkan rekan senegaranya, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet. Padahal Fran/Pia lebih diunggulkan karena merupakan unggukan ketiga. Sedangkan Tantowi/Liliyana keempat.

Tantowi/Liliyana yang lebih senior terlalu tangguh bagi Fran/Pia. Mereka menang 21-18 dan 23-21 dalam 44 menit. Ini merupakan kemenangan keempat Tantowi/Liliyana. Terakhir kali mereka mengalahkan Fran/Pia di Korea Terbuka Super Series.

Indonesia sesungguhnya berpeluang menambah gelar. Pada nomor ganda putra, pasangan muda Angga Pratama/Ryan Agung saputra berjumpa ganda Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata.

Berstatus non-unggulan ternyata membuat mereka bermain dalam tekanan. Sebaliknya, pasangan Jepang yang merupakan unggulan keempat tidak memberikan kesempatan Angga/Ryan untuk berkembang. Pasangan muda Indonesia ini akhirnya kalah 21-17 dan 21-9.

Hasil satu gelar pada turnamen kelas Super Series sudah lumayan. Maklum, selama ini Indonesia paceklik gelar. Dalam beberapa turnamen terakhir pebulu tangkis Indonesia tidak pernah membawa pulang satu gelar pun. (bs)





source : http://www.fajar.co.id/read-20110501235014-indonesia-hanya-raih-satu-gelar

Indonesia Bersiap Tingkatkan Perdagangan Dengan Uni Eropa

Metrotvnews.com, Jakarta: Kerjasama antara Indonesia dengan Uni Eropa menghasilkan aset mencapai 200 miliar Dollar AS per tahun. Rencanannya pada bulan Mei 2011 ASEAN dan Uni Eropa akan menyelenggarakan KTT Bisnis di Indonesia.

Pada 5 Mei 2011 mendatang ASEAN dan Uni Eropa akan menyelenggarakan KTT bisnis untuk pertama kalinyayang bertema ASEAN Uni Eropa Business Summit yang akan berlangsung di Jakarta. Melalui ajang ini tentunya diharapkan bisa menambah potensi dalam aset perdagangan pada 5 sektor, diantarannya sektor infrastruktur, Agribisnis, Farmasi, otomotif maupun jasa.

Uni Eropa merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia. Bedasarkan data BPS, nilai ekspor non migas Indonesia ke negara Uni Eropa selama Januari hingga Februari 2011, mencapai 3,28 miliar Dolar AS.(RIE)

Indonesia Gandeng Singapura Bebaskan Sandera dari Perompak Somalia

TEMPO Interaktif, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tenne mengatakan Kedutaan Besar RI di Singapura akan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk menyelamatkan 13 warga Indonesia yang kembali disandera perompak Somalia.
"Untuk perlindungan WNI tidak bisa sendiri, harus melibatkan otoritas Singapura," kata Tene ketika dihubungi, Senin, 2 April 2011.
Kedutaan Besar RI di Singapura menerima informasi tentang sebuah kapal Singapura sejak Sabtu, 30 April lalu. Kkemungkinan besar, menurut Tene, kapal itu dibajak di perairan Tanzania sejak Sabtu, 30 April lalu. Kapal tersebut membawa 25 kru, 13 orang di antaranya warga Indonesia.
Menurut Tene, informasi yang dimiliki pemerintah Indonesia sampai saat ini masih sangat terbatas. "Belum ada informasi lebih jauh," kata Tene.
Menurut harian Strait Times, manajemen perusahaan kapal Glory Singapura telah mengkonfirmasi pembajakan kapal MT Gemini pada 30 April pukul 12.33 waktu Singapura. Kapal pembawa 2 ribu ton minyak sawit mentah itu dibajak saat meninggalkan perairan Kenya dan menuju Somalia. Perusahaan pun memastikan akan melakukan segala cara untuk membebaskan kapal dan awaknya.

Minggu, 01 Mei 2011

Yes! Nama Indonesia Harum di Cape Town

INILAH.COM, Jakarta – Semerbak nama Indonesia berhembus di Cape Town, Afrika Selatan, setelah Indonesia’s Heritage Corner diresmikan dalam museum milik Eastern Cape Malayo Cultural Society.
Pada 22 April lalu, Sugie Harijadi selaku Konsul Jendral RI di Cape Town, meresmikan museum milik Eastern Cape Malayo Cultural Society. Komunitas tersebut adalah warga Afrika Selatan keturunan Indonesia yang dikenal sebagai komunitas Cape Malay.
“Dalam kesempatan yang sama, saya sekaligus meresmikan Indonesia's Heritage Corner (IHC) yang saya bangun di dalam museum tersebut. Hasil kerjasama dengan Eastern Cape Malayo Cultural Society,” ujar Sugie.
IHC merupakan merupakan pilot project KJRI di Cape Town, yang akan diikuti dengan pembentukan atau pembukaan beberapa ICH tempat lain. Hal ini merupakan salah satu target kerja yang harus dicapai oleh KJRI di Cape Town dalam periode 2010 – 2013.
Selain mempromosikan Indonesia dari sudut seni budaya dan ekonomi, IHC juga dimaksudkan untuk meluruskan sejarah hubungan RI-Afsel yang terbangun sejak abad ke-17 (1694) melalui kehadiran Syekh Yusuf Al Makasari Al Bantani yang dibuang Belanda ke Tanjung Harapan, sekarang Cape Town.
Sugie merasa, pembentukan dan pembukaan IHC tersebut merupakan sesuatu yang cukup penting dari sudut kepentingan nasional. Mantan Direktur Protokol Kementerian Luar Negeri ini, sekalipun sudah jauh dari Tanah Air, tidak melupakan Indonesia.
“Saya akan tetap mengutamakan kepentingan bangsa dan negara,” pungkas perempuan yang energik ini.
KJRI di Cape Town ingin mengisi momentum yang bersejarah ini dengan sesuatu yang berharga bagi Indonesia maupun bagi komunitas Cape Malay dalam upaya menelusuri akar nenek moyangnya di Indonesia.

Timnas Indonesia Tampil di Yunani

LONDON, Kompas.com - Tim Nasional Anggar Indonesia mengikuti kejuaraan anggar internasional "FIE Fencing World Cup" - The 22nd Coupe Acropolis 2011 - yang diikut 194 atlet  dari 32 negara di Kompleks Olympic Stadium (OAKA) Athena, Yunani.
Pelatih Timnas Lucky Ramdhani dari Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) menyebutkan bahwa tim anggar Indonesia bertanding pada kategori Men’s Saber atau Sabel Individu yang dikhususkan untuk atlet pria, ujar Sekretaris pertama KBRI Athena Jani Sasanti dalam keterangannya kepada Antara London, Sabtu (30/4/11).
Kejuaraan anggar dunia itu merupakan arena pertandingan anggar di bawah naungan Federasi Anggar Internasional (Federation Internationale d’Escrime/FIE). Kegiatan itu diadakan selama tiga hari dengan mempertandingkan dua kategori, Men’s Saber dan Men’s Team Saber.
Dubes RI untuk Yunani Ahmad Rusdi menilai, keikutsertaan Indonesia dalam pertandingan ini merupakan langkah maju bagi atlet Indonesia untuk mempersiapkan pertandingan anggar dalam SEA Games 2011 mendatang, dengan harapan dapat merebut juara sesuai dengan kelasnya.
Kehadiran timnas membawa nama bangsa dan negara yang semakin tangguh bukan saja keberhasilan Indonesia dalam pembangunan ekonomi dan stabilitas sosial, politik dan kerukunan hidup umat agama, namun juga berpartisipasi dalam berbagai kancah sosial budaya termasuk olahraga.
Menurut Dubes, keikutsertaan Timnas Indonesia merupakan wujud nyata dalam membawa nama bangsa dan negara, serta dapat meningkatkan pembinaan dan prestasi melalui partisipasi Tim Nasional dalam berbagai lomba di tingkat internasional.
Kehadiran atlet Indonesia disambut sangat panitia penyelenggara di Athena yang sering menjadi tuan rumah dalam berbagai kejuaraan internasional antara lain 4th European Cadet Championship untuk atlit di bawah 17 tahun yang diikuti oleh 38 negara.
Tim Anggar Indonesia terdiri atas  Ruli Mauliadhani, Idon Jaya Wiguna, Hendri Eko Budianto, Ade Indra Ansori, Widi Dwi Anggoro, dan Jamaluddin, beserta dua orang pelatih yaitu Lucky Ramdhani dan Vasyl Kalinskky, pelatih asal Ukraina yang pernah menyabet gelar juara dunia kategori junior.
Keikutsertaan atlet Indonesia pada Acropolis Coupe ke-22 di Athena, merupakan uji coba bagi atlet anggar Indonesia yang kini tengah mengikuti Training Camp di Kyiv, Ukraina, merupakan kerja sama Federasi Anggar Ukraina (Ukranian Fencing Federation) dan IKASI.
Sebelum mengikuti training Camp di Kyiv, Tim Anggar Indonesia mengikuti Pemusatan Latihan Nasional yang diadakan KONI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia selama enam bulan untuk persiapan Kontingen Indonesia yang akan menjadi tuan rumah SEA Games XXVI 2011 di Palembang dan Jakarta, November 2011.
Selain mengikuti kejuaraan Anggar di Athena, Tim Anggar Indonesia juga akan bertanding pada Men’s Grand Prix Fencing World Cup Villa de Madrid di Madrid pada tanggal 11-15 Mei dan Fencing Training Camp di Jerman dalam waktu dekat ini.

Pencarian

free counters

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...