“Wayang merupakan karya kebudayaan indah dan mengagumkan. Kita berkewajiban mewariskan kepada generasi remaja,” kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik saat meresmikan Festival Wayang Indonesia 2011 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu, (22/6).
Wacik menambahkan, kesenian wayang bisa menjadi media yang efektif dalam membangun karakter dan jati diri bangsa, khususnya di kalangan generasi muda. Banyak tokoh dalam cerita wayang mencontohkan untuk berjiwa ksatria, pantang menyerah, menghormati orang tua, serta mencintai negeri yang semua itu dapat membentuk karakter dan jati diri.
“Untuk itu ke depannya, tampilan wayang ini lebih improvisasi dengan memasukan unsur teknologi animasi ke dalam wayang. Agar generasi muda mau melihat dan menonton wayang,” ucapnya.
Menurut Ketua Umum Pepadi Pusat, H. Ekotjipto, program regenerasi seni pedalangan dan upaya meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kesenian pewayangan menjadi fokus perhatian pihaknya.
“Program regenerasi ini menampakkan hasil, dimana setiap diselenggarakan Festival Dalang Bocah, muncul dalang bocah berbakat dengan kemampuan mendalang yang luar biasa,” tutur dia.
Festival wayang tahap pertama digelar Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Senawangi) bersama Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi), Museum Wayang, Yayasan Bhakti Total, dan Kembudpar pada 15-17 Juli 2011 di Taman Fatahilah, Museum Wayang, dan Museum Keramik di kawasan Jakarta Kota pada 15-17 Juli.
Sedangkan tahap kedua akan berlangsung di Kompleks Gedung Pewayangan Kautaman, Jakarta Timur bersamaan dengan berlangsungnya Kongres SENA WANGI ke-VIII pada 19-22 Oktober 2011. (aby/dms)
FOTO: Menbudpar Jero Wacik meresmikan Festival wayang di Jakarta disaksikan VP Corcom Total E&P Indonesie, Judith J. Navarro-Dipodiputro di Kembudpar, Rabu. (aby)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for comment