Namun, ia mengakui bantuan yang dapat diberikan Jakarta tidak sebesar yang selalu disumbangkan Tokyo terhadap pelbaga bencana alam yang pernah menerjang Indonesia. “Namun kita siap membantu apa saja yang dapat dilakukan untuk meringankan penderitaan rakyat jepang,” kata Ginandjar dalam siara pers yang diterima Tempo.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri di era Orde Baru ini menilai lindu 8,9 Skala Richter itu bukan sekadar merenggut korban jiwa, namun juga menghancurkan perekonomian Jepang.
Meski begitu ia mengingat masyarakat internasional soal akibat paling mengkhawatirkan dari gempaitu adalah radiasi akibat meledaknya sejumlah reaktor nuklir di Negeri Sakura itu. “Walau bukan pertama kali terjadi, tapi dalam skala demikian besar baru pertama dalam sejarah,” ujarnya.
Ia menyadari berkat teknologi mutakhir Jepang berhasil mengurangi korban tewas dan kadar kerusakan. Meski begitu ia menyerukan dunia untuk bersahabat dengan alam. “Kita tidak mungkin melawan alam,” Ginanadjar menegaskan.
source : http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/03/14/brk,20110314-319955,id.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for comment