Rabu, 09 Maret 2011

Indonesia dapat Membeli Negara Jepang & US secara CASH!

GARDUnews, Sulut : Prihatin dengan kondisis bangsa yang terus terpuruk yang mengakibatkan meningkatnya  angka kemiskinan membuat Kakek Zakaria Sukaria Pota Seribu Z Malik siap membuka  harta kekayaan Republik Indonesia yang ada di Bank Swis serta harta karun berupa batangan emas yang ada di semua wilayah Indonesia.
Inilah  obligasi yang telah di  cap garuda menggunakan tinta emas yang nilainya mencapai  trilyunan  rupiah yang siap di cairkan di salah satu Bank Dunia. Obligasi ini tersimpan di dalam  pedang yang panjangnya mencapai  dua meter berbahan emas.
Zakaria Sukaria Pota Seribu Z Malik yang artinya berubah-ubah wajah, bentuk dan rupa ini juga mengaku adalah hak tunggal mendapatkan kuasa dari mantan Presiden Soekarno untuk mencairkan uang yang ada di Bank Swis untuk diberikan kepada negera.
Selain itu Zakaria juga bersedia menunjukkan sejumlah harta karun berupa batangan emas, logam mulia,  senjata yang kesemuanya  peninggalan Jepang siap di buka untuk diberikan kepada Negara.
Kakek yang berusia 126 tahun ini mengaku mempunyai  hubungan darah dengan mantan Presiden Soekarno. Dia berada di Bolaang Mongondow sudah 60 tahun dengan menyamar sebagai petani, pengumpul botol  karung, pencari  rotan di hutan-hutan di Bolaan Mongondow mengganti nama Arudji.
Untuk membuktikan  bahwa   orang istana presiden zaman Soekarno, Kakek ini mempunyai tongkat komando milik Soekarno berbahan emas, baju panglima Soekarno, tusuk konde milik ibu negara Fatmawati, keris, batangan emas, telur.
Kakek ini juga mengaku pernah di teamui oleh mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani  sebelum bertolak ke luar negeri untuk diangkat sebagai pejabat bank dunia.
Menurut Kakek Zakaria, kenapa  baru sekarang di  buka karena nanti pada tahun 2011 ini pihaknya  mendapatkan wahyu untuk membuka semua harta Negara,  karena negara lagi membutuhkan seiringan dengan terpuruknya ekonomi Indonesia.
Menurut orang dekatnya, Edy Pota,mengatakan,”Zakaria Sukaria Pota Seribu Z Malik yang biasa disebut paduka mulia yang artinya berubah wajah, bentuk dan rupah ini adalah   orang yang di buruhnya sudah puluhan tahun yang diyakini mempunyai wasiat dari Soekarno untuk mencairkan uang milik Indonesia di Bank Swiss,” ucapnya.

source ; http://www.gardunews.com/index.php?option=com_content&view=article&id=2497:penerima-kuasa-dari-presiden-soekarno-siap-cairkan-dana-di-bank-swiss-dan-semua-gudang-milik-negara&catid=78:sorotan&Itemid=421

Selasa, 08 Maret 2011

Indonesia dan Filipina Perangi Terorisme










Pemerintah Indonesia dan Filipina sepakat saling bertukar data, guna memerangi dan melumpuhkan kelompok-kelompok tertentu, yang diduga terkait dengan jaringan teroris.

Kesepakatan itu dinyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Republik Filipina Benigno S Aquino III, dalam keterangan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (8/3).

Presiden Yudhoyono dan Presiden Aquino sepakat untuk saling bertukar informasi dan data intelijen, sebagai salah satu cara untuk menghentikan kegiatan kelompok-kelompok tertentu yang diduga terkait dengan jaringan teroris.

Kedua pemerintah merasa berkepentingan untuk menyelesaikan permasalahan itu.

"Kedua negara, baik Indonesia maupun Filipina, adalah negara yang menghadapi ancaman terorisme," kata Presiden Yudhoyono.

Presiden menegaskan, ada hubungan yang tegas antara jaringan teroris di Indonesia dan jaringan di Filipina dan negara lain. Bahkan, dalam beberapa kasus, pelaku teror di Indonesia berasal dari negara lain.

"Di Asia Tenggara, pelaku teror memiliki mobilitas tinggi," kata Yudhoyono.

Yudhoyono berharap, pimpinan negara-negara di Asia Tenggara sama-sama berjuang, sehingga tidak ada lagi tempat bagi para pelaku teror untuk berlindung.

Sementara itu, Presiden Benigno S. Aquino II menegaskan, Filipina dan Indonesia adalah dua negara yang memiliki banyak kesamaan. Kedua negara juga sama-sama mengalami ancaman teror.

Dia sepakat untuk memperkuat kerja sama pertukaran informasi dan data intelijen. Dia juga menginginkan kerja sama yang kuat di wilayah perbatasan maritim, sehigga bisa memperkecil kemungkinan mobilitas para pelaku tindak pidana terorisme.

Pemerintah Indonesia dan Filipina sepakat untuk mengintensifkan pembahasan masalah perbatasan kedua negara. Hal itu dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman di bidang batas maritim.

Selain itu, pejabat kedua negara juga menandatangani nota kesepahaman bidang penguatan aparat kepolisian kedua negara untuk memerangi sejumlah kejahatan lintas negara.

Kedua negara juga sepakat untuk menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan dasar, kepemudaan, dan olahraga.

Presiden Benigno S. Aquino III berada di Indonesia untuk melakukan kunjungan kenegaraan untuk pertama kali. Setelah menggelar pertemuan bilateral dan menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman pada siang hari, Presiden Yudhoyono dan Presiden Aquino akan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan. [TMA, Ant]

source : http://www.gatra.com/2011-03-08/artikel.php?id=146079 

Senin, 07 Maret 2011

Batik Semar, rebranding warisan budaya

Sejak UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia hampir 2 tahun lalu, gagasan pelestarian batik sebagai kebanggaan Indonesia telah menjadi prioritas utama dari tujuan nasional. 
Tersadarkan dari masalah tentang siapa pemilik batik sebenarnya, bangsa Indonesia kemudian sama-sama tergerak untuk menjaga dan melestarikan batik, sebuah karya seni yang memang sangat Indonesia.

Dalam kurun waktu yang sangat cepat, konsep Jumat batik segera menggantikan konsep Jumat kasual di perkantoran. Kesempatan untuk mencipta bagi para pembuat dan produsen batik ternama pun menjadi hidup kembali.

Kesempatan itu juga datang bersamaan dengan tantangan baru, bagaimana seseorang bisa membedakan satu corak batik di antara lautan batik yang lain. Seperti halnya lukisan, bagaimana seorang artis bisa menancapkan ciri khasnya dalam suatu karya, sehingga bisa dibedakan dari karya artis lain.

Batik Semar adalah satu dari produsen yang tanggap menyikapi tantangan ini. Manajemennya dengan segera menunjuk DM IDHolland untuk melakukan upaya rebranding. Jeffrey Budiman, Managing Director DM IDHolland, menuturkan industri batik saat ini berada dalam tingkat yang sangat berbeda dibandingkan dengan masa sebelum batik diakui oleh UNESCO.

Saat ini, katanya, upaya rebranding Batik Semar memiliki arti lebih dari sekadar merancang sebuah logo baru yang segar. Dengan melihat bahwa batik sekarang sudah diterima baik secara lokal maupun internasional. Selain itu, lanjutnya, melakukan upaya rebrand untuk sebuah warisan budaya, juga memiliki tantangannya sendiri.

“Hal itu berarti juga menjaga esensi dari sang penggagas budaya. Kami menjaga keseimbangan antara nilai budaya sebuah batik, sambil terus membuatnya bisa mengikuti perkembangan jaman,” ujar Jeffrey.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kata nya, tentu terdapat dalam proses yang mengikutinya. Lewat kegiatan brand strategic research, tim telah berhasil dalam memaparkan kembali esensi baru Batik Semar, membentuk kembali struktur brand, menciptakan serta mentransformasi rancangan visual, serta mengembangkan petunjuk sistim brand. “Perjalanan ini diberi nama Beyond Batik,” katanya.
Jeffrey menambahkan Beyond Batik membawa sebuah semangat dukungan. Selembar kain batik adalah hasil dari sebuah visi, transformasi curahan hati ke dalam bentuk visual, yang mewakili nilai-nilai pribadi dan social. Lebih dari itu, ini merupakan sebuah catatan sejarah.

Nilai-nilai inilah yang kemudian dibentuk dan dibagikan ke yang lain. Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa karyawan, khususnya yang bekerja di lini depan, bisa menyebarkan nilai-nilai yang sama, serta dapat melebur bersama pelanggan dalam sebuah ketertarikan dan gagasan yang sama.

Untuk meraih tujuan tersebut, lanjutnya, DM IDHolland menyelenggarakan beberapa pelatihan terkait brand engagement kepada karyawan Batik Semar. Maksudnya untuk menciptakan sinergi antara imej baru Batik Semar dengan orang-orang yang membawakan imej tersebut.

Ananda Soewono, Managing Director Batik Semar, menuturkan Batik Semar memberi perhatian yang tinggi juga kepedulian, yang bisa membuatnya menjadi sebuah brand yang lebih personal dan lebih memiliki keterikatan emosional.

Jeffrey menambahkan upaya re-brand terhadap Batik Semar, adalah sebuah tanggung jawab yang besar. Bersama proyek ini terdapat sebuah efek yang lebih besar tentang bagaimana batik dipersembahkan ke masyarakat lokal, yang telah terbiasa dengan ekspektasi tertentu tentang batik. Sekaligus konsisten menjaga keasliannya untuk penggemar baru, yakni masyarakat global.  (swi)

30 Pejabat ASEAN Siapkan KTT-18 di Yogyakarta

TEMPO Interaktif, YOGYAKARTA - Sekitar 30 pejabat perwakilan dari 10 negara ASEAN menggelar Joint Preparatory Meeting and Related Meetings di Yogyakarta mulai hari ini, Senin 7 Maret 2011 hingga Kamis 10 Maret 2011. Pertemuan ini terkait dengan persiapan KTT ke-18 ASEAN pada 7-8 Mei mendatang dimana Indonesia menjadi ketuanya.

Dirjen Kerjasama ASEAN Kementrian Luar Negeri, Djauhari Oratmangun mengatakan JPM ini dihadiri seluruh Senior Officials Meeting (SOM) leaders, Senior Economic Officials Meeting (SEOM) leaders dan Senior Officials’ Committee for the ASCC Council (SOCA).
" Juga melibatkan tiga pilar kementrian, yakni politik-keamanan, ekonomi dan sosial-budaya untuk membentuk Komunitas ASEAN pada 2015," kata Djauhari di Yogyakarta.
Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2011, lanjut Djauhari, akan membuat Indonesia menjadi tuan rumah lebih dari 100 pertemuan ASEAN baik pada tingkat Kepala Negara/Pemerintahan, Menteri, Senior Officials maupun Working Group.
"Dengan persiapan saat ini nantinya pelaksanaan KTT bias berjalan lancer dan para kepala negara bisa fokus pada persoalan substantif," kata dia.
Materi KTT dari ASEAN sendiri kali ini hingga selanjutnya mulai dikembangkan, tidak hanya berkutat pada masalah politik dan hubungan luar negeri. “Seperti yang juga relevan adalah soal perhatian pada masalah penanganan bencan. Selain itu juga persolan lingkungan dengan topic paling dsoroti saat ini seperti global warming," jelas dia.

Dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat untuk menyelenggarakan persiapan tersebut karena kota gudeg dinilai paling siap dan representatif. "Selain itu, Yogyakarta juga dikenal sebagai kota budaya, pelajar sekaligus kota wisata. Dan ini sesuai tema kami,” kata Djauhari

Di sela pertemuan yang melibatkan 30 perwakilan dari 10 negara ASEAN ini akan dilaksanakan outreach programme berupa kegiatan penanaman pohon oleh para Senior Officials di Hotel Sheraton Yogyakarta (7/3) dan kuliah umum oleh SOM leader Indonesia, SOM leader Kamboja dan SOM leader Vietnam di Auditorium BRI Universitas Gadjah Mada (7/3).

Sabtu, 05 Maret 2011

Saman Dance

Tari Saman dance is one of the most famous dance in Indonesia. This dance originated from the Central Highlands. Saman use of Arabic poetry and the language of Aceh. In the past, Tari Saman is usually displayed to celebrate the event - a significant milestone inindigenous and people of Aceh. In addition, this dance is usuallyalso displayed to celebrate the birth of the Prophet Muhammad. Infact the name "Samantha" is obtained from one of the greatscholars of Aceh, Syech Saman.
Saman dance is usually displayed using the accompaniment ofmusical instruments, a drum and use the sound of the dancers andtheir applause is usually combined with hitting the chest and groin, and flung them as synchronization body in different directions. This dance is guided by a leader who is typically called Syech.Because of the uniformity of formation and punctuality is a must inthese dances, the dancers are required to have a highconcentration and a serious exercise in order to appear perfectly.This dance is performed in groups, singing by sitting on his kneesand berbanjar / bersaf without musical accompaniment.
Because of dynamic motion, this dance a lot dibawak / danced bymen, but now the development of this dance has been danced bymany female dancers as well as a mixture between male dancersand female dancers. This dance is danced about 10 people, withdetails of 8 dancers and 2 as cue givers while singing.
MUST SEE ! THE WORLD BEST DANCE!

Pencarian

free counters

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...