Washington -
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memuji
tindakan Indonesia dalam meratifikasi pelarangan uji nuklir. Obama
menyebut langkah Indonesia itu sebagai langkah untuk memerangi
penyebaran senjata nuklir.
"Saya mendesak semua negara untuk
menandatangani dan meratifikasi perjanjian sehingga dapat berlaku
secepat mungkin," kata Obama seperti diberitakan AFP, Rabu (7/12/2011).
Obama
juga mengatakan, dirinya akan terus menekan Senat AS untuk dapat
meratifikasi perjanjian tersebut untuk keamanan AS di masa depan.
"Amerika harus menjadi pemimpin global untuk mencegah proliferasi,
mengadopsi dan sebagai pintu masuk berlakunya CTBT (Comprehensive
Nuclear-Test-Ban Treaty)," kata Obama.
Senat US memblokir
perjanjian internasional tersebut pada tahun 1999 dan hingga saat ini
masih belum meratifikasi kembali perjanjian tersebut.
Para
pendukung ratifikasi ini mengatakan, ratifikasi perjanjian AS ini akan
mengirim sinyal penting ke seluruh dunia tentang pentingnya memeriksa
proliferasi nuklir.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton juga memuji langkah Indonesia melakukan ratifikasi pelarangan uji nuklir.
"Amerika
Serikat, yang telah mengamati moratorium pengujian ledakan nuklir sejak
tahun 1992, berkomitmen untuk meratifikasi perjanjian pelarangan uji
nuklir," kata Hillary.
"Amerika Serikat meminta semua pemerintah
untuk menyatakan atau menegaskan kembali komitmen mereka untuk tidak
melakukan tes nuklir, dan kami mendesak semua negara yang belum
meratifikasi perjanjian untuk bergabung dengan kami dalam upaya ini,"
tandas istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu.
(fiq/ita)
http://www.detiknews.com/read/2011/12/07/151455/1785300/1148/obama-puji-indonesia-atas-ratifikasi-larangan-uji-coba-nuklir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for comment