DENPASAR--MICOM: Krisis ekonomi yang tengah melanda sejumlah
negara di kawasan Eropa ternyata tidak menyurutkan minat warga benua
biru itu untuk berwisata ke Pulau Bali. Dari data Badan Pusat Statistik
(BPS) Provinsi Bali, turis asal Rusia, Jerman, Prancis, dan Inggris
terus mengalir bahkan jumlahnya bertambah ke daerah ini.
Dari data selama Januari-Oktober 2011, warga negara Prancis yang
berlibur ke Bali tercatat 97.918 orang atau naik 6,93 persen, jika
dibandingkan periode yang sama tahun 2010 yang hanya 91.569 orang.
Sementara pelancong asal Inggris yang datang ke Pulau Dewata juga
bertambah sekitar 6,81 persen menjadi 91.313, sedangkan Jerman 73.323
orang.
Tidak surutnya minat turis Eropa itu menjadikan Kepala Badan Pusat
Statistik (BPS) Provinsi Bali, Gede Suarsa, optimistis kunjungan
wisatasan asing ke Bali pada 2011 bisa mencapai 2,7 juta orang,
sebagaimana sasaran yang ditetapkan selama tahun ini.
"Kami yakin sasaran yang dipatok Pemprov Bali terkait kunjungan
wisatawan asing bisa mencapai 2,7 juta orang pada tahun ini. Apalagi,
sampai Oktober saja sudah mencapai 2.351.515 turis asing," kata Suarsa,
di Denpasar, Rabu (7/12).
Keyakinan akan target kunjungan turis asing ke Bali tahun ini bisa
tercapai terlihat dari data kunjungan turis Australia yang semakin
bertambah banyak terbang langsung dari negerinya ke Bali bahkan
menempati urutan pertama.
Turis Australia yang datang berlibur ke Bali selama 2011 hingga
Oktober sudah tercatat sebanyak 658.443 orang bertambah hingga 25,34
persen jika dibandingkan periode sama 2010 yang hanya 525.316 orang.
Pertambahan jumlah turis asing asal Australia yang tertinggi di
antara negara pemasok ke daerah ini, sedangkan kemerosotannya yang
paling besar adalah turis Jepang dari 212.984 orang menjadi 155.837
orang atau turun 26.83 persen.(Ant/PJ/X-12)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for comment