Jakarta, CyberNews. Pemerintah AS, melalui Badan
Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID), berkerjasama
dengan Georgia State University dan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta,
mengirim 13 mahasiswa untuk mendapatkan Gelar Master mereka di bidang
Ekonomi Terapan dengan konsentrasi pada kebijakan fiskal.
Para mahasiswa tersebut sudah diberangkat tanggal 1 Juli 2011 untuk
menempuh studi selama 18 bulan. Program studi selama 18 bulan ini adalah
bagian dari Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia yang ditandatangani
oleh Presiden Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada
November 2010.
"Meskipun semua bidang Kemitraan Komprehensif penting, pendidikan
adalah prioritas pertama. Tanpa warga negara yang terdidik, sebuah
negara akan sulit untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran," kata
Wakil Duta Besar AS Ted Osius.
Sebagai bagian dari kemitraan tersebut, AS dan Indonesia sepakat
untuk menggandakan jumlah mahasiswa yang belajar di lembaga pendidikan
di masing-masing negara dari 7.500 menjadi 15.000 pada 2014.
Untuk mendukung tujuan ini, Badan Pembangunan Internasional AS
(USAID) menyalurkan tiga juta dollar AS dalam bentuk beasiswa untuk
program master ganda dari Georgia State University and UGM dalam bidang
Ekonomi Terapan.
Tujuan Program Master ini adalah untuk membantu pengembangan
kader-kader individu yang terlatih yang nantinya akan mampu memberikan
analisis ekonomi dan kebjiakan fiskal berkualitas tinggi sehingga dapat
memberikan sumbangsih bagi pembangunan ekonomi dan tata kelola
pemerintahan yang lebih baik di Indonesia.
(
Andika Primasiwi / CN32 / JBSM )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for comment