VIVAnews - Permainan grup band asal Amerika yang
terbentuk sejak 1988, 'Spin Doctors', ternyata masih prima. Mereka
menjadi band penutup dalam acara LA Lights Indiefest Festive Sound
2011.
Memakai kemeja coklat, sang vokalis, Chris Barron mengawali
penampilannya dengan lagu 'What'. Ia kemudian berusaha menyapa penonton,
"Hai, Jakarta!".
Chris kemudian melanjutkan aksinya. Sesekali ia berlenggak lenggok
lucu di atas panggung Screamosphere. "Terima kasih," katanya kembali
menggunakan bahasa Indonesia.
Vokalis yang sempat kehilangan suaranya saat tur 'Here Comes the
Bride' di tahun 1998 itu menambahkan, ia hanya tahu kata-kata
tersebut, dan akan belajar lebih banyak lagi tentang bahasa Indonesia.
Spin
Doctors kembali melanjutkan aksinya. Kali ini, Erick Schenkman
menunjukkan kemampuannya bermain gitar. Gitaris andal itu mengenakan
kaus merah dilapisi singlet abu-abu dan dipadu dengan celana warna
silver, tak lupa bandana bermotif bintang dia pakai di rambutnya.
Sementara
itu, Aaron Comess memilih baju berkerah hitam. Penggebuk drum 'Spin
Doctors' itu seolah tak pernah lelah di sepanjang aksinya. Dia begitu
lihai dan semangat mengiringi permainan teman-temannya di panggung.
Sang
pembetot bass, Mark White, tampil lebih santai. Pria plontos itu hanya
mengenakan singlet dan celana berwarna hitam. Bassis yang bertubuh tegap
itu tampak menikmati permainannya.
Penonton yang terpusat di
area panggung Screamosphere tampak berusaha menikmati permainan 'Spin
Doctors' di atas panggung. Aksi 'Spin Doctors' tetap penuh semangat
meskipun penonton terlihat kurang banyak.
"Hallo, ini kami Spin
Doctors yang asli, yang biasa kalian lihat di video, kami masih sama
seperti dulu," ujar Chris mencoba berkelakar.
Dalam kesempatan itu, Chris juga sedikit berpromo kepada penonton
untuk membeli CD Spin Doctors yang hanya dijual terbatas semalam di
Indonesia. "Kalian tak perlu terbang ke Amerika untuk membelinya,"
lanjut Chris.
Beberapa tembang seperti Little Miss Can't Be
Wrong, Nice Talking, More, Off My Line, More dan How dibawakan oleh band
beraliran rock alternatif ini.
Sebagai pamungkas, mereka akhirnya membawakan sebuah tembang hits
'Two Princess'. Lagu ini tampaknya memang sangat dinanti-nanti oleh
penonton. Di sepanjang lagu, penonton ikut bernyanyi. Chris juga
berulang kali mengarahkan mic-nya ke arah penonton.
"Mereka ini
kan termasuk band yang hampir legendaris ya, stamina pemainnya juga
ternyata masih sangat prima. Saya nggak tahu kenapa antusiasme
penontonnya agak kurang, tapi secara keseluruhan penampilan Spin Doctors
di panggung bisa menutupi semua itu," kata Cholidi, bintang 'Ketika
Cinta Bertasbih' yang ikut menjadi penonton Spin Doctors.
Aksi
panggung Spin Doctors memang tak surut dimakan usia. Mereka juga tetap
tampil semangat di atas panggung. Meski Chris tak banyak
berloncat-loncat di atas panggung, namun vokalis Spin Doctors itu kerap
berinteraksi menyapa penonton dan mengajak penonton ikut bernyanyi
bersama.
Sayangnya, atmosfer kurang terasa lantaran penonton yang hadir juga
tak terlalu banyak. Namun, secara keseluruhan aksi seluruh personil band
yang tampil hingga dini hari ini begitu prima di atas panggung.
• VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for comment