Suksesnya kongres luar biasa PSSI di Solo yang menghasilkan Djohar
Arifin Husin sebagai ketua umum baru membuat Indonesia lolos dari sanksi
FIFA.
Dua kali Kongres yang diadakan di Pekanbaru dan Jakarta
mengalami kegagalan. FIFA kemudian memberikan batas waktu bagi Indonesia
untuk melaksanakan Kongres sampai 30 juni. Bila kembali gagal FIFA
mengancam akan memberikan sanksi.
Pelaksanaan Kongres mundur dari
rencana semula menjadi Sabtu (9/7). Meski mengalami kemuduran, FIFA
masih memperbolehkannya.
Untungnya Kongres di Solo berjalan
dengan lancar dengan menghasilkan Djohar Arifin sebagai ketum baru dan
Farid Rahman sebagai wakil serta terpilihnya sembilan anggota komite
eksekutif.
Keberhasilan ini membuat ancaman sanksi buat
Indonesia telah hilang. Hal ini ditegaskan perwakilan FIFA yang hadir di
Kongres, Primo Carvaro.
"Tidak ada sanksi sejauh ini untuk
Indonesia. Saya pikir kondisi awal kongres berada di tempatnya jadi kami
bisa lebih optimistis," ujar Carvaro.
(Tho/Reuters)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for comment