SEPANG: Tim Indonesia dari Institut Teknologi Surabaya dan Institut
Teknologi Bandung merajai kompetisi kendaraan hemat energi Shell
Eco-marathon Asia di Sepang, Malaysia, 6-9 Juli, untuk kategori
kendaraan urban.
Tim Mesin ITS 4 meraih juara utama di kelas internal combustion
dan Cikal ITB meraih juara utama di Urban Gasoline Award, kata Eko
Hardianto, ketua tim Mesin ITS 4 di Sepang, Malaysia, hari ini.
"Senang
sekali kerja keras kami membuahkan hasil. Mudah-mudahan ITS bisa tetap
mengukir prestasi dan mempertahankan tradisi juara di SEM Asia,"
katanya.
Selain menyabet juara utama, Tim Mesin 4 yang mencatat
jarak tempuh 150 km per liter menggunakan bahan bakar biodiesel (fatty
acid methyl ester/FAME), juga menjadi pemenang Alternative Diesel Award
(penghargaan bahan bakar diesel alternatif).
Tim Cikal ITB dengan
117 km per liter selain mendapat juara utama, juga meraih Silver Award
untuk kategori Internal Combustion Urban.
Selain berjaya di kelas
urban, tim Indonesia juga menyabet dua dari empat penghargaan yang
diperebutkan di kategori On-Track (di luar arena sirkuit).
Tim
Semar Proto Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menjadi yang terbaik
dalam bidang Technical Innovation (Inovasi Teknis), sementara tim Rakata
dari Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih Communications Award.
SEM
Asia 2011 diikuti 94 tim pelajar dari 12 negara yaitu Indonesia,
Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Pakistan, Vietnam, Iran, China,
India, Brunei Darussalam, serta Taipei. Dari 94 tim tersebut hanya 38
tim yang berhasil menyelesaikan lomba.
Dalam ajang SEM Asia 2011,
Indonesia diwakili oleh Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi
Bandung (ITB), Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Universitas Gadjah
Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) .(er)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for comment