Arsip Blog

Sabtu, 30 April 2011

Ratusan Pengusaha Eropa ke Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com — Minimal 500 pengusaha Uni Eropa (UE) akan datang ke Jakarta dalam forum KTT Bisnis The 1st ASEAN-UE Business Summit pada 5 Mei mendatang. 
"Ajang ini merupakan peluang emas. Saat ini Indonesia menjadi perhatian dunia untuk berinvestasi," sebut Komite Tetap Kadin Indonesia Bidang Hubungan Kerjasama Lembaga Internasional, Maxi Gunawan, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (29/4/2011). 
Forum ini akan bertepatan dengan momentum pertemuan ke-10 antara menteri UE dengan ASEAN, yang digelar sehari sebelum Business Summit diadakan. 
Dalam pertemuan ini, sedikitnya ada lima sektor yang menjadi pokok bahasan, yaitu infrastruktur, agribisnis, farmasi, otomotif, dan jasa.
Selain pembahasan kerja sama dagang dan investasi, perihal hambatan baik ASEAN dan UE juga akan menjadi bahasan penting. "Semoga melalui event antara ASEAN dan UE dapat mendorong penyelesaian hambatan-hambatan bisnis di kedua wilayah, terutama terkait standardisasi," ungkapnya.
Mengingat selama ini, lanjutnya, sejumlah produk Indonesia terkendala oleh aturan standar UE yang ketat, salah satunya aturan Renewal Energy Directive (RED).
Jika melihat neraca perdagangan Indonesia dengan 27 negara anggota UE, Indonesia mempunyai angka perdagangan yang surplus.
Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke UE mencapai 3,28 miliar dollar AS, atau 13,79 persen dari total ekspor nonmigas nasional pada bulan Januari-Februari 2011. Sementara impor Indonesia dari UE lebih sedikit nilainya dengan 1,65 miliar dollar AS, atau 8,65 persen dari total impor nonmigas.

Berharap FIFA Datang ke Indonesia

Jakarta - Kondisi sepakbola Indonesia menjelang pemilihan ketua umum PSSI dinilai masih belum baik. FIFA diharapkan datang ke Indonesia untuk bisa mengerti dan memahami situasinya agar bisa memberikan keputusan tepat.

Sejauh ini Komite Normalisasi yang dibentuk FIFA telah melaksanakan tugasnya. Mereka sudah mengumumkan nama-nama calon ketua umum, wakil ketua umum dan Komite Eksekutif PSSI yang bakal bertarung di kongres pemilihan Mei mendatang. 

KN bekerja atas surat keputusan FIFA tanggal 4 April silam, yang kembali ditegaskan pada 21 April. Salah satu hal yang tertuang dalam surat keputusan itu adalah pelarangan bagi empat nama yakni Nurdin Halid, Nirwan D.Bakrie, Arifin Panigoro, dan George Toisuta untuk maju. Pasalnya Februari silam keempatnya sudah dianulir oleh Komite Banding.

Pengamat sepakbola Budiarto Shambazy menilai bahwa kerja KN yang hanya berpatokan surat keputusan FIFA itu adalah keliru. "Sepucuk surat FIFA dianggap seolah-olah sabda baginda. Padahal ada statuta, ada kode etik pemilihan, ada code of conduct," ujar Budiarto saat dihubungi detikSport, Jumat (29/4/2011) malam WIB.

Lebih lanjut Budiarto juga mengkritik cara FIFA dalam menangani masalah Indonesia. Menurutnya meski Indonesia tidak memiliki prestasi bagus dalam sepakbola, namun Indonesia tetaplah sebuah negara yang potensial dari segi pasar, penonton, dan juga potensi pemain.

"FIFA keterlaluan. Masalah di sini sudah berlangsung setahun terakhir, masa penyelesaiannya hanya pakai surat? Bagaimana ceritanya?" tandas pria yang juga wartawan senior itu.

Budiarto mengatakan bahwa FIFA sebaiknya datang ke Indonesia untuk mengetahui situasinya. Pasalnya FIFA selama ini mengambil keputusan tanpa pengetahuan yang mumpuni mengenai Indonesia.

Untuk kedatangan FIFA, Budiarto menilai bahwa sebaiknya pemerintah berperan mengenai hal ini. Menpora dan pemilik hak suara bisa bertemu dan mengajukan rumusan untuk mengundang FIFA datang ke Indonesia.

"Kita meminta FIFA yang datang. Kalau perlu kita keluarkan uang untuk itu. Minta FIFA datang, kemudian bicara dengan para pemangku kepentingan sepakbola Indonesia, juga dengan media, dengan suporter. Seminggu cukup lah," kata Budiarto.

Ia juga menjelaskan bahwa apa yang dilakukan pemerintah itu bukanlah sebuah intervensi yang bisa memicu sanksi nantinya.

"Sudah urgensinya FIFA datang dan melihat masalahnya. Dahulu waktu pemerintah tidak mengakui kepengurusan Nurdin Halid, FIFA juga gak berbuat apa-apa. Jadi sudah ada preseden," tuntasnya.


source : http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/04/29/225200/1629041/76/berharap-fifa-datang-ke-indonesia?b99110270

Wim Prihatin Indonesia Tidak Masuk Piala Dunia

  Wilhelmus Gerardus Rijsbergen Pelatih PSM Makassar asal Belanda, Wilhelmus "Wim" Gerardus Rijsbergen, mengaku prihatin Timnas Indonesia yang tidak pernah berlaga di Piala Dunia. Padahal, kata dia, Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah penduduk yang sangat banyak.

Malah, Wim heran peringkat Indonesia di FIFA begitu terpuruk dan berada di posisi 126 dunia. Dengan jumlah penduduk sebanyak 240 juta jiwa, kata dia, semestinya Indonesia dapat menghasilkan banyak pemain berkualitas dan berlaga di pentas internasional level Piala Dunia.

"Negara seperti Trinidad dan Tobago saja yang jumlah penduduknya hanya 1,1 juta jiwa, mampu lolos ke ajang Piala Dunia. Jadi, apa sebenarnya yang menjadi masalah bagi Indonesia untuk berlaga di pentas internasional?" kata Wim seusai latihan pagi PSM di Stadion Andi Mattalatta, Jumat, 29 April.

Disinggung soal namanya masuk dalam bursa calon pelatih Timnas Indonesia senior, Wim menyatakan tidak pernah bermimpi melatih timnas. Dia hanya mengucapkan terima kasih kepada PSSI, jika memang dilirik dan mendapat kesempatan melatih timnas.

Namun, lanjut mantan pemain Timnas Belanda itu, untuk saat ini dia fokus dulu melatih PSM di Liga Primer Indonesia (LPI). "Meski begitu, bisa saja ke depan ada kemungkinan saya melatih timnas dan mendapatkan permain berbakat," katanya. (ram)



source : http://www.fajar.co.id/read-20110429230134-wim-prihatin-indonesia-tidak-masuk-piala-dunia

Minggu, 17 April 2011

Jembatan Selat Sunda Bakal Terpanjang Ke-2 di Dunia

Kajian pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) terus dilakukan. Menelan dana hingga Rp 150 triliun , JSS akan menjadi jembatan kedua terpanjang di dunia.
Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto dalam rapat dengan DPR-RI Komisi V di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/3/2011).
“Indikasi biayanya 100 triliun tanpa kereta api, dengan jalur kereta api menjadi 150 triliun. Akan jadi terpanjang di Indonesia dan terpanjang kedua di dunia, dengan dua jalur di kiri dan kanan. Satu jalur kereta api di tengah,” tutur Djoko.
Dikatakan Djoko, jembatan yang jadi penghubung Jawa-Sumatera ini  bakal melewati dua palung berkedalaman 120 meter. Karena itu diperlukan teknologi khusus untuk dapat menahan jembatan sehingg bisa melewati palung-palung tersebut.
“Diperlukan dua ultra-long suspension bridges dengan bentang 2,2-2,5 km untuk menghindari dua palung yang ada. Jembatan ini juga akan melalui Pulau Sangiang,” jelas Djoko.
Dengan dana yang sangat besar yakni Rp 150 triliun, pembangunan JSS memerlukan dukungan pemerintah dan dibutuhkan lagi transmisi listrik, dan pipa gas.
“Sementara itu akan dikembangkan kawasan Banten dan Lampung, butuh infrastruktur. Jembatan ini mempunyai panjang 28 km dan pembangunannya mengadopsi Jembatan Messina di Italia,” tukas Djoko.
Detik.com, 28 Maret 2011

Museum di London Gelar Budaya Bali

LONDON, KOMPAS.com--Museum Horniman London mengelar pameran "Bali: Dancing for the Gods" yang diresmikan Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia , Yuri O. Thamrin, dengan acara pagelaran seni budaya Indonesia.
Duta Besar RI untuk Inggris, Yuri O. Thamrin, dalam sambutan mengatakan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia merupakan modal yang kuat untuk membuat masyarakat Inggris lebih mengapresiasi Indonesia.
Sekretaris Tiga KBRI London Billy Wibisono, kepada Antara, Sabtu menyebutkan pameran "Bali: Dancing for the Gods" tersebut berlangsung hingga 8 Januari 2012, merupakan major exhibition yang diharapkan dapat membawa keindahan dan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Inggris terutama di sekitar London.
Horniman Museum merupakan museum publik yang cukup ternama di Inggris yang terletak di daerah Forest Hill, London Selatan yang ramai dikunjungi tidak saja masyarakat Inggris juga wisatwan mancanegara tercatat dikunjungi sekitar 700.000 orang per tahunnya.
Lebih Lanjut Dubes Yuri Thamrin mengatakan tahun 2011 merupakan tahun yang istimewa dalam hubungan antara Indonesia dan Inggris karena menandai 200 tahun hubungan kesejarahan antara kedua negara tersebut.
Hal ini ditandai dengan kedatangan Sir Thomas Stamford Raffles ke Indonesia pada tahun 2011; dimana Raffles telah membantu membuka mata dunia saat itu akan keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia, antara lain melalui bukunya A History of Java.
Dubes Yuri juga menggarisbawahi bahwa kerjasama erat yang dimiliki antara KBRI London dengan Horniman Museum merupakan faktor utama yang membuat pameran mengenai Bali tersebut terealisir.
Sementara itu Chief Executive Horniman Museum, Janet Vitmayer, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan oleh berbagai pihak antara lain KBRI London, Kemlu dan Kemenbudpar Indonesia yang telah merealisasikan pameran Bali: Dancing for the Gods.
Pameran ini juga merupakan upaya dari Horniman Museum untuk meningkatkan apresiasi masyarakat Inggris akan multi-kulturalisme dan diharapkan agar para pengunjung museum tersebut, yang jumlahnya mencapai lebih dari 700.000 orang per tahunnya, dapat mendorong saling pengertian antar kebudayaan, ujarnya.
Acara pembukaan pameran tersebut juga menampilkan tarian tradisional Bali antara lain Tari Topeng Keras yang dibawakan oleh Prof. I Wayan Dibia dari ISI Denpasar serta Tari Legong oleh Sanggar Lila Bhawa asuhan Ni Made Pujawati.
Selain itu, acara pembukaan yang dihadiri oleh lebih dari 200 orang dari kalangan pemerhati seni budaya, wartawan dan friends of Indonesia tersebut juga menyuguhkan penganan kecil citarasa Indonesia.
Kerjasama antara KBRI London dengan Horniman Museum dalam mewujudkan pameran Bali: Dancing for the Gods dirintis sejak empat tahun yang lalu, dimana curator museum tersebut, Dr. Fiona Kerlogue, telah beberapa kali berkunjung ke Bali untuk mencari objek-objek budaya untuk dipamerkan di museum dimaksud.
Dalam kunjungannya terakhir yang didukung oleh KBRI London, Kemenbudpar dan Bali Village, Dr. Kerlogue telah membawa wartawan-wartawan asing dari Inggris dan Irlandia untuk melihat secara langsung mengenai kebudayaan Bali dalam rangka mendukung pameran tersebut.
Pameran Bali: Dancing for the Gods menampikan berbagai aspek kebudayaan Bali berdasarkan dari foto-foto yang diambil oleh Beryl de Zoete, seorang ahli tari, sekitar tahun 1930-an.
Berbagai objek budaya seperti Barong yang disumbangkan KBRI London, bermacam-macam topeng keras, wayang kulit dan wayang golek, lukisan kuno, gamelan Bali, kain Bali yang menceritakan kisah-kisah mengenai kehidupan masyarakat Bali, dan kostum tari-tarian Bali ditampilkan dalam pameran tersebut.
Dalam rangka meningkatkan profil pameran tersebut serta mempromosikan citra Indonesia kepada masyarakat luas di Inggris, KBRI London juga akan mengadakan berbagai kegiatan antara lain pagelaran seni budaya Bali, lokakarya kebudayaan Bali, workshop tarian dan gamelan, serta kegiatan story telling cerita tradisional Bali bagi anak-anak usia sekolah.
Museum yang berspesialisasi dalam bidang antropologi dan natural history tersebut memiliki lebih dari 350.000 objek dalam koleksinya dan memperoleh dukungan baik dari pemerintah UK, Arts Council serta dari berbagai perusahaan swasta.

Jembatan Selat Sunda Bakal Didesain Tahan Gempa di Atas 9 SR

Jakarta - Jembatan Selat Sunda (JSS) akan dibuat sebagai yang terpanjang di dunia. Jembatan itu juga harus didesain mampu tahan gempa hingga di atas 9 Skala Richter (SR) karena melewati gunung berapi dan patahan.

Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (15/4/2011).

"Terpanjang di dunia, teknologinya pasti sangat canggih karena di situ ada gunung berapi dan patahan jadi harus mampu tahan gempa pada skala di atas sembilan," jawab Hatta saat ditanya mengenai desain dari JSS.

JSS ini juga akan dijadikan sebagai ikon Indonesia, sehingga teknologi, desain semuanya harus dari Indonesia. "JSS intinya iconic Indonesia, oleh sebab itu kita bertekad untuk teknologinya, desainnya, BUMN, BUMD-nya, semua nasional, karena kita ingin iconic, icon Indonesia," urai Hatta.

Meski didesain dan dibuat oleh orang-orang Indonesia, namun menurut Hatta, dana pembangunannya bisa berasal dari luar negeri. Diakui Hatta, saat ini pemerintah belum mengetahui investor mana yang kira-kira bersedia mendanai pembangunan JSS.

"Kalau dananya boleh saja kita, dana itu mengalir sampai ke mana-mana, tapi kalau yang bangun itu putra putri Indonesia, desainnya harus putra putri Indonesia. Tahun 60 kita sudah bangun jembatan Semanggi, namanya Sutami dan Pak Luthfi," tambahnya.

Terkait pembangunan dan sejumlah proyek-proyek besar lainnya, Hatta mengatakan saat ini pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk pengembangan kawasan strategis. Pekan depan pemerintah akan bertemu lagi untuk menuntaskan Perpres tersebut.

Jembatan Selat Sunda yang akan menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera diperkirakan menelan dana lebih dari Rp 100 triliun. Pemerintah mengharapkan ada swasta yang bisa mendanai proyek jembatan yang akan melintasi Selat Sunda itu.
(nia/qom)


source : http://www.detikfinance.com/read/2011/04/15/191414/1618553/4/jembatan-selat-sunda-bakal-didesain-tahan-gempa-di-atas-9-sr

China dan Malaysia Ikut Proyek Jembatan Sunda

Jika terealisasi, jembatan ini memiliki panjang 2,2 kilometer.

VIVAnews - Sejumlah investor dari tiga negara berminat untuk berinvestasi pada proyek Jembatan Selat Sunda (JSS). Jika terealisasi, jembatan ini memiliki panjang 2,2 kilometer dan menjadi terpanjang di dunia.

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengatakan, investor tiga negara yang tertarik untuk berinvestasi itu berasal dari Korea, China, dan Malaysia.

"Saya tidak bisa menyebutkan namanya. Yang jelas dari Malaysia, China, dan waktu itu ada Korea," kata Joko di sela acara Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition (IIICE) 2011 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa, 12 April 2011.

Saat ini, proyek Jembatan Selat Sunda sedang menunggu keluarnya peraturan presiden. Setelah peraturan presiden terbit, maka proyek ini akan dapat segera dilaksanakan.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, menambahkan, Jembatan Selat Sunda merupakan proyek yang melibatkan berbagai sektor. Selain membangun infrastruktur berupa bangunan fisik, jembatan tersebut juga akan dikembangkan sebagai pusat industri, pariwisata, dan teknologi.

Bahkan, di tengah jembatan juga akan dibangun jalur kereta api, serta fasilitas seperti jaringan listrik, air baku, hingga telekomunikasi. "Kalau panjangnya saja lebih dari dua kilometer, tandanya terpanjang di dunia," kata Hermanto.

Beberapa kajian pun dilakukan dengan mendengarkan paparan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait pengolahan energi untuk memenuhi kebutuhan energi pada proyek tersebut.

Selain itu, pemerintah mendengarkan paparan dari pihak asing seperti perusahaan teknologi dari Jepang yaitu Akashika dan Incheon dari Korea mengenai teknologi yang bisa diaplikasikan untuk proyek itu.

Hermanto menambahkan, tim nasional proyek Jembatan Selat Sunda saat ini masih menyelesaikan studi kelayakan teknis pembangunannya. Tim mengkaji dari berbagai aspek seperti ketepatan lokasi, jarak dengan Gunung Krakatau, dan palung terdalamnya sedalam 140 kilometer. (SJ)
• VIVAnews

Indonesia Ketuai Komisi Kependudukan PBB

NEW YORK: Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York yakni Duta Besar Hasan Kleib terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Commission on Population and Development  (CPD) Sesi 45 dalam sidang CPD yang berlangsung sejak 11 - 15 April di New York.

Menurut keterangan Perwakilan Tetap RI untuk PBB, Hasan Kleib sebelumnya diajukan sebagai kandidat Ketua Komisi Kependudukan dan Pembangunan Sesi 45 itu oleh Kelompok Asia yang mewakili 54 negara di kawasan ini.

Dengan terpilihnya sebagai Ketua CPD, maka Hasan akan memimpin rangkaian pertemuan CPD hingga akhir 2012 yang mengusung agenda utama Adolescents and Youth.

Sesaat setelah disahkan sebagai Ketua CPD, Hasan Kleib menekankan bahwa Indonesia menaruh perhatian khusus pada isu-isu pembangunan dan kependudukan yang dibahas dalam forum-forum PBB.

"Forum CPD merupakan wahana bagi negara-negara berkembang dan economies in transition untuk memperoleh dukungan dalam kebijakan kependudukannya," ujar Hasan.

Agenda CPD 2012 yang dipusatkan pada kaum muda dianggapnya mencerminkan perhatian bersama negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam meningkatkan kapasitas kaum muda --kelompok terbesar dalam komposisi kependudukan.

Posisi sebagai Ketua CPD dinilai Hasan bernilai strategis bagi Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya.

"Dengan mengetuai CPD, peluang Indonesia semakin besar untuk memasukkan isu-isu yang menjadi kepentingannya, maupun negara berkembang lain dalam pembahasan tersebut," katanya.

CPD yang dibentuk pada 1964 oleh organ PBB yang mengurusi masalah ekonomi dan sosial, Ecosoc (Economic and Social Council), memiliki tugas utama menindaklanjuti program aksi yang diamanatkan International Conference on Population and Development (ICPD).

CPD juga berfungsi melakukan pengawasan, peninjauan dan evaluasi implementasi program dalam lingkup nasional, regional maupun internasional serta memberi masukan kepada Ecosoc.(er)



source : http://www.bisnis.com/umum/sosial/20365-indonesia-ketuai-komisi-kependudukan-pbb

Populerkan Kopi Thailand di Indonesia

Berawal dari keinginan untuk sekadar memiliki, Mufid Wahyudi justru menemukan prospek besar pada waralaba kafe kopi Black Canyon Coffee yang dikelolanya.

Mufid kini tak hanya punya satu gerai sebagai subfranchise, dia juga sudah memiliki izin sebagai master franchise dari brand kopi asal Thailand tersebut.

Tak hanya membuka kedai yang menawarkan hidangan kopi, Mufid mengubahnya menjadi kafe yang memiliki varian minuman berbagai jenis kopi dan berbagai menu hidangan makanan. Tidak tanggung-tanggung, hanya dalam waktu lima tahun, pria kelahiran Surabaya 39 tahun lalu itu sudah mampu mengembangkan jaringan bisnisnya dengan membuka sebanyak 22 gerai Black Canyon Coffee hampir di seluruh kota besar di Indonesia.Kafenya tersebar dari Batam,Medan,Bandung, Jakarta,Semarang,Surabaya, Manado,hingga Makassar. Padahal,awal dari ide bisnis makanan dan minuman itu muncul tiba-tiba saat dia dan keluarga berlibur ke Thailand. Saat melintas di salah satu mal, bau harum aroma kopi menggoda penciumannya.Mufid pun tergerak untuk mencobanya.

“Setelah dicoba, ternyata kopinya enak. Makanannya pun memiliki rasa yang tidak jauh dengan kita. Lantas timbul pikiran, kenapa tidak kita kembangkan di sini (Indonesia), paling tidak bisa punya satu outletsaja,”ujar pria yang juga menekuni usaha di bidang advertising itu saat berbincang santai dengan SINDO belum lama ini. Namun, bagi Mufid mempunyai gerai bukan sekadar hanya memiliki.Dalam visinya, usaha itu harus berkembang lebih besar lagi.Bukan sekadar subfranchise, tapi juga bisa menjadi master franchise yang memiliki banyak jaringan di seluruh wilayah Indonesia.

Pada 2005,didukung keluarganya dia berupaya membuat brandtersebut masuk ke dalam negeri. Sebagai pemain baru,tentu tidak bisa begitu saja asal masuk dan berjualan. Dalam pikiran Mufid, kalau hanya masuk membawa brand dengan pengembangan yang sama seperti negara asalnya, tentu akan sia-sia.Banyak brandkopi yang sudah lebih dulu eksis dan punya nama di dalam negeri,sedangkan Black Canyon belum apa-apa.“Oleh sebab itu, saya memilih daerah luar Jakarta sebagai lokasi pengembangan. Karena di Jakarta pasti kalah. Itu sebabnya kita pilih Bali. Di Bali orang akan lebih mudah mengenal kita,”katanya. Jika di negara asalnya kedai brand-nya bisa ditemui di mana-mana, di sini dia membuatnya menjadi sebuah tempat makan dan minum dengan campuran gaya hidup.

Peningkatan dilakukan di segala sisi, dari mulai suasana, pelayanan dan juga varian menu.Tak hanya kopi dan makanan khas Thailand yang tersedia, Black Canyon di Indonesia pun menyediakan makanan lokal ataupun cita rasa Barat sebagai pilihan hidangan. Keseriusan yang membuahkan hasil.Hanya dalam waktu satu tahun, lulusan Manajemen Informatika Stikom Surabaya itu bisa membesarkan Black Canyon di Bali. Bahkan hanya dalam kurun beberapa bulan, dua gerai mampu dibesarkan pria penyuka golf itu. Kesuksesan itu memicu niatnya untuk menjadi master franchise atas usaha tersebut. Tentu saja, Black Canyon Co Ltd, selaku pemilik franchise usaha tersebut tidak begitu saja mengabulkan. Mereka ingin pembuktian, pengembangan Black Canyon yang tidak bisa hanya dalam waktu 12 bulan.

Namun karena keberhasilan dua gerai awal yang dikembangkan Mufid, sang pemilik Black Canyon pun memberi kesempatan. Pemilik Black Canyon Coffee Thailand pun tanpa ragu memberinya kepercayaan besar untuk mengembangkan kedai tersebut di Indonesia.“Barulah pada 2006 saya bisa berekspansi. Mulai Surabaya, Makassar,Bandung,Semarang dan banyak kota-kota lainnya. Dari jumlah 22 gerai itu, 11 kami miliki sendiri, sementara lainnya franchise,” tutur pria yang kini menjabat sebagai salah satu pimpinan Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restauran Indonesia (Apkrindo). Dari sejumlah gerai yang tersebar itu, omzet Black Canyon kini telah mencapai di atas Rp70 miliar per bulan.

Omzet per gerai, kata dia,berkisar antara Rp300 juta hingga Rp4 miliar per bulan.Namun,jangan langsung tergiur melihat besarnya keuntungan yang dihasilkan Black Canyon.Untuk memulai usaha itu, Mufid harus mengeluarkan biaya tak sedikit. Untuk franchisefeesaja,diaharus merogoh kocek hingga USD30.000 (sekitar Rp270 juta). Namun, bukan cuma modal yang menjadi kunci sukses Mufid. Menurut dia,komitmen dalam pengembangan usahalah yang merupakan kunci sukses dalam waralaba yang dijalankannya.

Keberhasilan dia mendapatkan royalty feeakan sangat bergantung pada performa gerai-gerainya.Itusebabnya,untuk pengawasan, Mufid langsung menanganinya sendiri. Penguasaan pasar pun terus meningkat, tidak hanya di daerah, di Jabotabek pun kini Mufid sudah memiliki enam gerai. Salah satunya berada di Cilandak Town Square,Jakarta Selatan. Lebih dari itu, ekspansi pun terus dikembangkan. Tahun ini sudah ada tujuh konfirmasi pembukaan gerai baru oleh sejumlah investor. juni triyanto


source : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/393338/

Indonesia Kerjasama Klub Barcelona

JAKARTA (Pos Kota) – Upaya mempererat hubungan kerjasama Indonesia-Spanyol lewat sepakbola gencar dilakukan Kedutaan Besar RI di Madrid, Spanyol. Setelah menjalin kerjasama dengan Real Madrid, kini upaya serupa juga dilakukan dengan manajemen klub terbaik dunia, Barcelona.
Kepastian kerjasama ini didapat usai pertemuan Duta Besar Indonesia untuk Spanyol, Adiyatwidi Adiwoso yang didampingi Prof Toho Cholik Mutohir dan Herman Ago sebagai ketua dan promotor nasional Liga Pendidikan Indonesia, dengan presiden klub asal Catalan itu, Sandro Rossel, Kamis (14/4) lalu, di Camp Nou, Barcelona.
Siaran pers yang diterima Redaksi Pos Kota, menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Rossel menyatakan komitmennya untuk menjajaki berbagai kerjasama di bidang sepakbola dengan Indonesia, termasuk melakukan pertandingan persahabatan dengan tim nasional dan pembukaan sekolah sepakbola di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan kemungkinan pelaksanaan training of trainers bagi para pelatih sepakbola Indonesia, sehingga akan tercetak para pemain muda sepakbola Indonesia yang berkualitas untuk dapat membawa nama Indonesia di kancah persepakbolaan internasional.
Pertemuan tersebut dimaksudkan sebagai upaya lanjutan dari KBRI Madrid untuk mempererat hubungan antara Indonesia dengan Spanyol, di mana sepakbola dipandang sebagai salah satu media yang paling tepat, mengingat kecintaan masyarakat dua negara tersebut akan sepakbola.
Duta besar dalam pertemuan tersebut juga menyebutkan dengan begitu banyaknya penggemar klub Barcelona di Indonesia, kedatangan tim Catalan untuk melakukan pertandingan persahabatan akan sangat dinantikan oleh para suporter setia klub nomor satu Spanyol dan dunia ini.
KBRI Madrid juga berkomitmen mendorong kerjasama olahraga Indonesia- Spanyol, khususnya dalam cabang sepakbola seperti yang tengah dirintis saat ini. Sebelumnya pihak KBRI bersama prof Toho dan Herman Ago juga telah melakukan pertemuan dengan manajemen klub ternama Spanyol lainnya, Real Madrid.


source : http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/04/16/indonesia-kerjasama-klub-barcelona

Lima Langkah Mengembalikan Lingkungan Hutan Indonesia

Tahun 2011 dilaksanakan Moratorium hutan alam di Indonesia. Penulis jadi teringat pada akhir tahun 2010, tepatnya 23 November ketika mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 Serikat Pekerja Perkayuan dan Perhutanan Indonesia Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP Kahut Indonesia-SPSI) di Wisma DPR RI Cisarua Bogor,
Jawa Barat betapa serunya diskusi, perdebatan tentang Moratorium Hutan Alam Indonesia.
Diskusi dan perdebatan itu diawali dengan Keynote Speech Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan yang memaparkan tentang program pembangunan hutan Indonesia. Kemudian berlanjut dengan dilaksanakannya Moratorium hutan Indonesia pada tahun 2011 yang terkait dengan Letter of Intent (LoI) Republik Indonesia dengan Kerajaan Norwegia.
Para peserta Rakernas ke-5 SP Kahut Indonesia-SPSI adalah para pekerja dari seluruh Indonesia yang bekerja dari sektor kehutanan masih ragu akan hutan alam yang akan dimoratoriumkan pemerintah. Keraguan itu beralasan karena LoI disebutkan moratorium izin baru konvesi hutan alam primer dan gambut. Wajar ragu sebab bila disebutkan hutan alam primer sama artinya hutan alam yang masih perawan (belum dieksploitasi). Beda dengan hutan alam sekunder adalah hutan alam yang telah pernah dieksploitasi atau dikenal dengan Logged Over Area (LOA) atau hutan bekas tebangan.
Penulis dan para peserta Rakernas yang lain waktu itu juga ragu karena sebutan moratorium izin baru. Pengertian izin baru inilah yang membingungkan teman-teman. Namun, dalam keraguan itu penulis menulis bahwa masalah global warming yang kini diributkan manusia di bumi ini merupakan fenomena baru. Deforestasi (menghilangnya lahan hutan) atau kerusakan hutan yang terjadi penyebab utama global warming. Fakta yang ada, secara kasat mata memang kondisi hutan di Indonesia terus berkurang dengan berbagai aktivitas seperti kegiatan industrialisasi, pembukaan lahan dan aktivitas pembangunan lainnya.
Kegiatan ini sudah terjadi sejak zaman penjajahan yang menyebabkan dahulu nyaris seluruh daratan Indonesia ditumbuhi hutan. Namun, kini hal itu sudah tidak demikian lagi. Kegiatan itu sudah terjadi ketika Indonesia dijajah Belanda, sekitar tahun 1939 di mana ketika itu dilakukan pembukaan perkebunan dalam skala besar yang diperkirakan hutan dieksploitasi mencapai 2,5 juta hektar untuk dijadikan lahan perkebunan. Disamping pembukaan hutan untuk lahan perkebunan skala besar juga terjadi pembukaan hutan untuk lahan perkebunan dalam skala kecil dari tahun ke tahun sampai Indonesia merdekan tahun 1945. Lahan hutan itu berubah menjadi perkebunan atau persawahan dengan alasan utama untuk kepentingan pertanian bagi kehidupan manusia di Indonesia.
Fakta yang ada bahwa hutan Indonesia memiliki keanekaragaman hayati cukup bagus yang mana kekayaan hayati itu mencapai 11 persen spesies tumbuhan yang ada di dunia, terdapat 10 persen spesies mamalia dari total binatang mamalia yang ada di dunia dan 16 persen spesies burung yang ada di dunia serta unsure ekologi lainnya di dunia ini.
Perlu Data Kongkrit
Selalu menjadi pertanyaan, jika dahulu daerah Indonesia nyaris semuanya lahan hutan, kini muncul pertanyaan sebenarnya berapa luas hutan yang dimiliki Indonesia sesungguhnya. Hal ini penting karena dari data yang sesungguhnya ini dapat diambil langkah kongkrit dalam menata hutan Indonesia.
Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan Indonesia pada 1950 menyebutkan sekitar 84
persen luas daratan Indonesia (162. 290.000 hektar) pada masa itu, tertutup hutan primer dan sekunder, termasuk seluruh tipe perkebunan. Dalam Peta vegetasi 1950 itu menyebutkan luas hutan per pulau secara berturut-turut, Kalimantan memiliki areal hutan seluas 51.400.000 hektar, Irian Jaya seluas 40. 700. 000 hektar, Sumatera seluas 37.370.000 hektar, Sulawesi seluas 17.050.000 hektar, Maluku seluas 7.300.000 hektar, Jawa seluas 5.070.000 hektar dan terakhir Bali dan Nusa Tenggara Barat/Timur seluas 3.400. 000 hektar.
Nah, muncul pertanyaan, apakah angka-angka pada tahun 1950 ini masih tetap ada dan bila sudah tidak begitu lagi sebenarnya angka yang faktual berapa karena ini sangat penting dan menentukan. Hasil survei yang dilakukan pemerintah menyebutkan bahwa tutupan hutan pada tahun 1985 mencapai 119 juta hektar dan bila dibandingkan dengan luas hutan tahun 1950 maka terjadi penurunan sebesar 27 persen dengan perkiraan laju deforestrasi antara 0,6 dan 1,2 juta hektar.
Data-data yang ditampilkan dari hasil survei perlu dievaluasi karena menurut Bank Dunia pada 1999, bekerjasama dengan pemerintah Indonesia melakukan pemetaan ulang pada areal tutupan hutan berdasarkan survey menyebutkan laju deforestasi rata-rata 1,7 juta hektar dari tahun 1985–1997 dan menyebutkan pulau Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan mengalami deforestrasi terbesar yakni 20 persen dari hutan yang ada.
Sekali lagi data kongkrit yang dibutuhkan untuk mengetahui kondisi sebenarnya hutan Indonesia. Pemerintah jangan lagi menutup-nutupi kondisi yang sebenarnya. Secara kasat mata memang kondisi hutan Indonesia sudah berbeda dengan dahulu. Tidak perlu jauh-jauh bisa dilihat di Sumatera Utara dan daerah lain di Indonesia yang dahulu hutan kini telah menjadi perkebunan, perkampungan, perkotaan dan lainnya.
Hal ini mulai terjadi ketika era tahun 70-an deforestrasi sangat serius. Hal itu ditandai dengan gencarnya pembangunan yang dilakukan pemerintahan orde baru kala itu, tumbuhnya Industri perkayuan dengan pesat. Pembukaan hutan secara besar-besaran dan
komersial terjadi. Sangat disayangkan untuk mendapatkan keuntungan yang cepat maka terjadi pengelolaan hutan yang tidak (kurang) baik. Ketika era pemerintahan Orde Baru (Soeharto) pemberian konsesi Hak Pengusahaan Hutan (HPH) cukup besar, hampir setengah dari luas total hutan Indonesia. Belum lagi banyak pengusaha yang mengajukan permohonan izin Pemanfaatan Kayu (kayu IPK) pada areal hutan alam yang dikonversi. Banyak para pengusaha itu tidak melakukan penanaman kembali dan menjadi terlantar.
LIMA LANGKAH
Persoalan utama kini bagaimana mengembalikan hutan Indonesia kepada kondisi yang baik, sebab bila semakin hancur maka anak-cucu nantinya tidak akan mendapatkan tempat yang baik lagi di bumi Indonesia. Sekarang saja ancaman serius telah di depan mata dengan adanya global warming.
Mengembalikan hutan Indonesia ada lima langkah kongkrit yang harus dilakukan, pertama melakukan pendataan (mapping) kondisi hutan Indonesia yang sebenarnya. Perlu data kongkrit. Hal ini mutlak, apa yang penulis gambarkan pada awal tulisan ini jelas kita (pemerintah Indonesia) belum memiliki data kongkrit tentang hutan Indonesia.
Bila data kongkrit telah dimiliki maka langkah kedua melakukan pengelolaan kawasan hutan dengan satu sistem dan strategi yang jelas, akurat dan terukur. Penglolaan kawasan hutan harus melibatkan semua unsur dan unsur yang terpenting adalah manusia, karena manusia yang menjadi penentu
Harus diingat dan diakui bahwa kerusakan hutan pada umumnya disebabkan oleh manusia. Namun, ada memang kerusakan hutan diakibat alam itu sendiri seperti adanya hutan yang terbakar akibat disambar petir tetapi itu kecil sekali kemungkinan fenomena itu terjadi. Faktor utama kerusakan oleh tangan manusia dan Allah dengan tegas mengatakan bahwa kerusakan di bumi ini sesungguhnya oleh ulah tangan manusia dan Allah menempatkan manusia sebagai khalifah (pemimpin) di bumi ini.
Bila demikian maka mengembalikan hutan Indonesia kepada kondisi yang lebih baik dari sekarang ini tergantung dari manusia yang ada sekarang ini. Mengembalikan hutan Indonesia sudah jelas tugas dari manusia Indonesia itu sendiri. Manusia Indonesia tidak mungkin berjalan sendiri, harus yang menjadi pemimpinnya adalah pemerintah Indonesia.
Langkah ketiga adalah kebijakan pemerintah bagaimana caranya mengendalikan manusia Indonesia agar tidak merusak hutan, pemerintah menciptakan manusia Indonesia yang tidak merusak hutan, menjadi manusia berjiwa rimbawan, cinta kepada hutan dan lingkungan dimana manusia Indonesia itu berada.
Langkah ketiga ini juga berhasil tidak lepas dari langkah kedua yakni manusia yang mengelola hutan. Undang-Undang tentang kehutanan pada dasarnya sudah baik, tetapi pelaksanaannya yang belum (tidak) baik. Pemerintah harus tegas dalam menjalankan Undang-undang yang ada, jangan tebang pilih dalam menerapkan Undang-undang yang ada. Fakta yang ada selama ini pemerintah acap kali membuka peluang untuk menyalahgunakan Undang-Undang itu demi kepentingan tertentu.
Pada posisi ini Menteri Kehutanan RI dan seluruh jajarannya harus tanggap, tangkas dan jujur melakukannya. Misalnya saja peraturan yang menyangkut Letter of Intent Republik Indonesia dengan Kerajaan Norwegia. Jangan ada pihak yang dirugikan dan ada pihak yang diuntungkan. Bila ini yang terjadi maka dari Letter of Intent (LoI) adanya moratorium tidak akan berhasil.
Langkah keempat adalah sikap dari pemerintah dalam mengembalikan lingkungan hutan Indonesia. Berbagai kebijakan harus jelas seperti pemberian izin-izin penebangan hutan alam yang jelas, jangan seperti selama ini selalu muncul masalah tumpang tindih, akibatnya hutan hancur dan tidak ada yang bertanggungjawab.
Langkah kelima adalah komitmen, janji, kesediaan pemerintah benar-benar ingin mengembalikan hutan Indonesia dengan jalan berjanji melaksanakan dari empat langkat di atas dan berkomitmen tidak ada ampun bagi siapa saja yang melanggar peraturan agar hutan Indonesia tidak rusak, punah. Hal yang paling penting tidak ada ampun bagi yang melakukan penebangan liar (illegal logging) dan penebangan yang legal tetapi dalam pelaksanaannya tidak benar juga harus ditindak tegas. Langkah kelima ini berhasil bila tidak hanya sebatas atau sekadar retorika saja, harus dilaksanakan.
Bila lima langkah ini dilaksanakan maka ada peluang untuk mengembalikan lingkungan hutan Indonesia yang kini sudah sangat memprihatinkan dan ingat kondisi yang memprihatinkan ini mengancam kehidupan manusia Indonesia sekarang ini dan menghapus kehidupan manusia mendatang. Semoga tidak terjadi.
(Penulis adalah sarjana pertanian, pemerhati masalah sosial, ekonomi dan budaya serta praktisi kehutanan di Sumatera Utara).
   




source : http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=92618:lima-langkah-mengembalikan-lingkungan-hutan-indonesia&catid=97:lingkungan&Itemid=127

Jumat, 15 April 2011

Selamatkan Warga Negara Indonesia

EKSISTENSI negara kembali dipertanyakan menyusul insiden penyanderaan 20 warga negara Indonesia (WNI) oleh sejumlah perompak asal Somalia.
Para perompak menyandera kapal Sinar Kudus beserta awak. Penyanderaan telah berlangsung hampir satu bulan, namun hinggga hari ini belum jelas langkah apa yang akan ditempuh pemerintah untuk menyelamatkan 20 orang tersebut.
Perompak Somalia meminta uang tebusan sebesar US$3,5 juta (sekitar Rp30 miliar). Setidaknya 12 anak buah kapal (ABK) saat ini dalam kondisi kritis (Metro TV).
Negara sebagai entitas politik (political entity) sejak berdiri telah mengikrarkan diri untuk melindungi segenap warga negaranya baik yang ada di dalam negeri, maupun di luar negeri. Perlindungan pemerintah terhadap warga negara harus diakui masih sangat lemah, tengok saja sikap pemerintah terhadap perlindungan TKI di luar negeri.
Sejumlah negara seperti Korea Selatan dan Malaysia dalam menghadapi kasus serupa mampu melumpuhkan para perompak dan menyelamatkan warga negaranya, melalui operasi militer.
Jangan sampai "prestasi-prestasi" dan "puji-pujian" dari dunia internasional kepada Indonesia menjadi buyar karena hal mendasar yaitu ketidakmampuan negara untuk melindungi warga negaranya. Dalam menyikapi kasus ini pemerintah harus bersikap tegas, kalau perlu melaksanakan operasi militer untuk menyelamatkan WNI yang disandera.


source : http://www.mediaindonesia.com/citizen_read/1546

Anggota DPR Keliling Indonesia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat ini sedang memasuki masa reses (istirahat), tidak ada kegiatan yang berkaitan dengan persidangan dan pembahasan mengenai Undang-undang. Selama kurang lebih satu bulan terhitung 8 April 2011 hingga 9 Mei 2011 para legislator akan berhenti sementara dari kegiatan tersebut.

Namun, agenda para anggota dewan tetap tidak berhenti, selama masa reses, setidaknya mereka akan melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah. Berdasarkan informasi yang diperoleh di layar jadwal kegiatan di gedung DPR, setidaknya masing-masing komisi akan melakukan beberapa perjalanan dinasnya.

Berikut agenda kunjungan kerja Komisi :

Komisi I pergi ke Provinsi Banten
Komisi II pergi ke Kepulauan Riau, Papua Barat dan Maluku Utara
Komisi IV pergi ke Provinsi Banten, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan
Komisi V pergi ke Provinsi Kalimantan Timur
Komisi VII pergi ke provinsi DKI Jakarta, Bangka Belitung dan Kalimantan Timur
Komisi VIII pergi Provinsi Riau dan Sulawesi Barat
Komisi IX pergi ke Provinsi Sulawesi Selatan dan Aceh
Komisi X pergi ke Sulawesi Tengah, Bengkulu, dan Kalimantan Barat.

Lady Gaga kenakan kostum perancang Indonesia

Karya perancang muda Indonesia, Tex Saverio dikenakan oleh Lady Gaga dalam foto-fotonya di majalah Harper's Bazaar edisi Mei 2011.
Majalah ini menjadikan Lady Gaga sebagai foto sampulnya dan dalam halaman dalam, majalah ini menampilkan syuting foto Lady Gaga mengenakan delapan pakaian.

Rancangan Tex berwarna hitam ini muncul sebagai foto pertama berjudul High Performance.
Tex Sevario yang sering menyebut dirinya Tex, menceritakan kepada BBCIndonesia bagaimana namanya tersebar lewat internet berkat tulisan para bloger sejak dia ikut dalam Jakarta Fashion Week 2010.
"Dan sampai ke Perez Hilton, dan mungkin dari situ sampailah nama saya ke Nicola Formichetti, penata busana Lady Gaga," kata Tex kepada Yoko Sari.
"Saya kemudian mencari Nicola Formichetti di facebook dan mengirim pesan memperkenalkan diri sebagai perancang muda Indonesia.
Dia langsung menjawab dan mengatakan bahwa dia dan timnya memang mencari saya, tetapi tidak berhasil karena situs internet saya sedang dalam pembuatan.
"Untungnya saya menghubungi dia karena dia bilang sedang ada proyek dengan Lady Gaga. Dan dia menanyakan apakah saya mau ikut dalam proyek itu.
"Sebenarnya bukan pertama kali Lady gaga mengenakan busana itu, karena sebelumnya saya melihat gambar dia mengenakan korset kecil buatan saya"
Tex Saverio
Setelah setuju, keesokan harinya Tex mengirimkan tujuh busana rancangannya ke Lady Gaga.
"Tadinya busana itu akan digunakan dalam proyek albumnya yang baru, Born This way. Tetapi karena baju saya datang terlambat, mereka bilang apakah boleh baju-baju itu mereka terus pegang. Saya bilang boleh.
Menurut Tex, sebenarnya bukan pertama kali Lady Gaga mengenakan busananya, karena sebelumnya saya melihat gambar dia mengenakan korset kecil buatan saya.
"Saya baru tahu bahwa busana saya dikenakan untuk foto majalah Harper Bazaar setelah mereka mengirim surat meminta rincian keterangan busana yang saya buat," jelas Tex.
Bagi saya yang penting bukan imbalan finansial, tetapi promosi nama saya sebagai perancang baju yang dikenakan oleh Lady Gaga.
"Jadi baguslah bisa mengangkat nama saya dan juga nama Indonesia ke panggung internasional."


source : http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2011/04/110414_ladygagaindonesiandesigner.shtml

Kapten Slamet: Samudra Indonesia Tidak Serius

Metrotvnews.com, Perairan Somalia: Kapten Kapal MV Sinar Kudus Slamet Juhari mengeluh Samudra Indonesia tak serius menangani kondisi kru. Padahal, keinginan utama ABK Sinar Kudus tak lain segera diselamatkan.

"Kontak dengan Samudra Indonesia alot, agak missunderstanding. Intinya, perusahaan (Samudra Indonesia) gimana yah, kurang menanggapi keluhan kami secara serius. Dalam artian ada kecurigaan kami bekerja sama dengan perompak. Itu seharusnya tidak perlu terjadi," papar Slamet via telepon pada program Metro Siang, Jumat (15/4).

Menurut Slamet, keputusan yang diambil terlalu lambat. Alhasil tuntutan perompak Somalia naik-turun. "Kami sekuat tenaga melobi," tambah sang kapten.

Sejauh ini kondisi seluruh ABK Sinar Kudus. Di bawah kendali pembajak, kru saling membantu, khususnya yang menderita diare ataupun sakit lain. "Rekan kami bolak-balik kamar mandi, repot sekali. Sesekali memang ada keringanan dari perompak," keluh Slamet.

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono memastikan tak butuh bantuan negara lain untuk membebaskan tawanan dan KMV Sinar Kudus. Pemerintah menyiapkan mekanisme terbaik menyerahkan duit tebusan. (*****)

Gaga Pakai Gaun Indonesia

Gaga Pakai Gaun Indonesia WartaNews-Jakarta - Nama Indonesia sangat mendunia ketika hasil karya desainer muda, Tex Saverio dikenakan oleh penyanyi terkenal di seluruh dunia Lady Gaga.

Gaga memakai gaun hitam panjang rancangan Saverio dalam sesi pemotretan di majalah Harper’s Bazaar AS. Gaun tersebut juga pernah dipamerkan di acara Dewi Fashion Knights di Jakarta Fashion Week 2010.

It’s official Lady GaGa in Tex Saverio Harper’s Bazaar,” tulis Saverio di akun Twitter-nya @Texsaverio.

Saverio sendiri merupakan salah satu dari sepuluh finalis Fashion Designers Contest tahun 2005. Ia juga memenangkan Mercedes-Benz di acara Asia Fashion Award. (*/eko)



source : http://www.wartanews.com/read/Infotainment/9c8c121e-135f-ff5b-206b-e094d39ea298/Gaga-Pakai-Gaun-Indonesia

Kamis, 14 April 2011

Indonesia Berbagi Pengalaman KB Pada Dunia Internasional

Jakarta (ANTARA News) - Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Sugiri Syarief akan berbagi pengalaman tentang program KB kepada dunia internasional di Amerika Serikat.

"Delegasi Indonesia akan menghadiri Sidang ke-44 Komisi Populasi dan Pembangunan Kependudukan atau Session of the Commission on Population and Development di New York, Amerika Serikat," kata Kepala Bagian Humas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Uung Kusmana di Jakarta, Rabu.

Uung Kusmana menjelaskan, sidang ke-44 Komisi Populasi dan Pembangunan Kependudukan tersebut akan dihadiri oleh 77 negara yang tergabung dalam Partner Population Development (PPD), dan United Nation Fund Population (UNFPA) atau organisasi yang melakukan kegiatan dalam pengembangan kependudukan dan pangan.

Uung juga menambahkan, tema yang diusung dalam kegiatan tersebut adalah fertility, reproductive health and development.

"Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKKBN Sugiri Syarief akan menyampaikan pengalaman pelaksanaan program KB di Indonesia kepada negara internasional yang hadir, diantaranya tentang keberhasilan dan permasalahan program KB dalam pengendalian kependudukan di Tanah Air," katanya.

Diharapkan pengalaman Indonesia dalam menjalankan program KB dapat menjadi masukan positif bagi negara-negara lain yang membutuhkannya.

Dia juga mengatakan, masalah yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain mengenai kegiatan pendidikan secara umum dan sumbangannya terhadap peningkatan pengetahuan penduduk, kematian ibu dan anak, akses kesehatan reproduksi dan pelayanan program KB.

Dia juga menambahkan, delegasi Indonesia yang hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya terdiri atas BKKBN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bappenas, dan Kementerian Luar Negeri.

Sidang ke-44 Komisi Populasi dan Pembangunan Kependudukan itu akan berlangsung pada 11-15 April 2011.
(W004)



source : http://www.antaranews.com/berita/253984/indonesia-berbagi-pengalaman-kb-pada-dunia-internasional

Indonesia Timur Kaya Spesies Baru

Jakarta (ANTARA News) - Kawasan Timur Indonesia (KTI) kaya akan spesies baru ditemukan dalam studi lapangan Program Kaji Cepat (Rapid Assessment Program/RAP) yang dilakukan Conservation International (CI) selama 20 tahun terakhir.

"Sebagian besar spesies baru yang ditemukan berasal dari KTI, karena memang hutan di wilayah tersebut masih banyak yang belum terjamah," kata Komunikasi CI Indonesia, Fachruddin Mangunjaya yang dihubungi dari Jakarta, Rabu.

Ia mencontohkan, spesies baru yang ditemukan di Indonesia di antaranya, Smoky honeyeater atau memiliki nama ilmiah Melipotes carolae, Hiu berjalan yang nama ilmiahnya Hemiscyllium galei dan Flasher Wrasse, nama Ilmiahnya Paracheilinus Nursalim.

Sejumlah spesies baru itu juga ditemukan dikawasan Papua Nugini seperti "Kelelawar Yoda" (kelelawar berhidung tabung buah) dan Katak Pohon raksasa (Large Green Tree Frog).

Spesies baru tersebut merupakan bagian dari 1.300 spesies yang berhasil ditemukan dalam studi RAP CI di seluruh dunia dan dikompilasi dalam buku baru `Still Counting...` yang berisi sebagian memoar, laporan historis dan panduan metodologi ekspedisi RAP ke beberapa daerah yang paling terpencil dan paling dikenal di dunia.

Fachruddin mengatakan, studi tersebut sebagai upaya menginventarisasi spesies-spesies yang baru dan setelah diketahui bisa dibuat strategi untuk pelestariannya.

Menurutnya, karena spesis baru ini ditemukan di hutan pedalaman yang belum terjamah sehingga populasinya masih banyak.

Namun spesies-spesies tersebut harus dilindungi dan dilestarikan sebab belum diketahui manfaatnya bagi manusia dimasa depan.

"Sekarang kita masih terus meneliti bersama para ilmuwan dari seluruh dunia untuk mengetahui manfaatnya bagi kehidupan kita," tambahnya.
(D016/S019)
Editor: Aditia Maruli


source : http://www.antaranews.com/berita/253995/indonesia-timur-kaya-spesies-baru

Impian Sederhana HB Jassin untuk Sastra Indonesia

Jakarta Pendiri Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Hans Bague Jassin mempunyai mimpi-mimpi untuk perkembangan dunia sastra di Tanah Air. Kritikus yang dikenal dengan julukan Paus Sastra Indonesia itu ingin agar sastra mempunyai tempat dan kedudukan di negaranya sendiri.

Maka itulah, Jassin yang wafat 11 Maret 2000 pada usia 83 tahun itu mendirikan sebuah pusat dokumentasi untuk mengumpulkan karya-karya sastra. Ia mendirikan PDS HB Jassin pada 28 Juni 1976. Mulai saat itu, Jassin mengikuti perkembangan karya sastra Indonesia secara tertata.

Karya-karya itu dikumpulkannya dengan telaten dan teliti, mulai dari skripsi mahasiswa, novel, hingga puisi-puisi remaja yang dipulikasikan di koran.

"Setiap ada puisi atau buku dari orang yang belum terkenal, itu dikumpulkan. Puisi remaja tetap digunting. Saya tanya, lho, Pak kan itu bukan dari sastrawan terkenal. Kata Pak Jassin, lho jangan begitu kan sekarang belum terkenal, nanti siapa tahu dikenal kita akan punya dokumentasinya," kisah Kepala Pelaksana Harian PDS HB  Jassin Ariany Isnamurti.

Banyak sekali kenangan yang tersimpan dalam benak Ariany dari sosok Jassin. Begitu cintanya dengan sastra, Jassin juga ingin sastra dicintai oleh masyarakatnya.  Menurut Ariany, dalam mendirikan PDS, Jassin tidak pernah berpikir untung dan rugi. Ia secara sukarela menyediakan waktu, tenaga bahkan uang untuk perkembangan 'taman sastra' tersebut.

Pernah, suatu saat Ariany berpikir untuk menyewakan buku-buku koleksi PDS HB Jassin dengan menarik bayaran. Hal itu untuk memberikan pemasukan dana perawatan koleksi semakin banyak. Namun, itu urung dilakukan karena selain pengunjung PDS  HB  Jassin keberatan, Jassin sendiri juga tidak setuju.

"Pesan dari Pak Jassin, ini pelayanan masyarakat, kamu jangan kenakan banyak uang ke masyarakat. Kamu jangan persulit orang untuk mengetahui data tentang sastra. Jangan menjual sastra," kenangnya menirukan ucapan HB Jassin.

Saat ini kondisi PDS  HB Jassin sangat memprihatinkan karena kekurangan dana. Banyak koleksi karya dan dokumen sastra yang rusak karena tak terawat. Ruangan seluas 500 meter di belakang Planetarium, Taman Ismail Marzuki itu sudah tidak muat menampung 50 ribu koleksi dokumentasi telah terkumpul, dan setiap hari terus bertambah.

HB Jassin pernah mengungkapkan impiannya untuk mempunyai gedung sendiri yang mampu menampung koleksi-koleksi tersebut. Sebuah impian yang sebenarnya cukup sederhana untuk diwujudkan oleh bangsa besar ini.

"Sebelum meninggal Pak Jassin punya mimpi, dia ingin karya sastra ini diletakkan dalam gedung, tersusun rapi, jadi terawat semua, tidak berantakan seperti sekarang," ujar Ariany.

(ebi/mmu)



source : http://www.detikhot.com/read/2011/03/23/220041/1599940/1059/impian-sederhana-hb-jassin-untuk-sastra-indonesia?h991101207

Indonesia Kekuatan Ekonomi Baru

BEIJING – Ekonom Goldman Sachs Jim O’Neill akan membuat definisi ulang kelompok BRIC (Brasil, Rusia, India, dan China) sebagai emerging market seiring pertumbuhan ekonomi keempat negara itu.

Menurut pandangan O’Neill, kemunculan kelompok ekonomi baru lain di samping BRIC mengubah definisi BRIC menjadi BRICS, di mana ”S” disematkan untuk Afrika Selatan (South Africa).Kelompok baru itu adalah Indonesia,Meksiko, Korea Selatan (Korsel), dan Turki, yang dianggapnya sebagai ”pasar pertumbuhan”. Dia bahkan menilai, Indonesia, Korea Selatan, dan Turki, yang perekonomiannya lebih besar dibanding Afrika Selatan,lebih pantas masuk BRIC.

Menurut O’Neill, negaranegara BRIC memang kelompok lama terkemuka dalam pertumbuhan ekonomi.Saat ini kelompok ekonomi baru itu masih kalah dibanding BRIC dalam pertumbuhan. Ekonomi BRIC saat ini bernilai sekitar USD11- 12 triliun, masih di bawah AmerikaSerikat( AS) yangmencapai USD15 triliun.Namun,kata dia, bukan tidak mungkin BRIC akan melewati Paman Sam mengingat cepatnya pertumbuhan di negara-negara itu.

Dia memperkirakan, pada 2020, produk domestik bruto (PDB) gabungan dari empat anggota BRIC akan menembus USD25 triliun. Jika digabungkan dengan Indonesia,Meksiko,Korsel,dan Turki, bisa mencapai USD30 triliun.O’Neill yang juga ChairmanGoldmanSachs AssetManagement menambahkan,BRICS tidak lagi masuk dalam kategori emerging market karena pasar kelima negara itu berbeda satu sama lain.”Saya tidak memikirkan Brasil, Rusia, India, dan China,”kata O’Neill dalam wawancara dengan China Daily yang dirilis kemarin.

Dalam pandangannya, awalnya BRIC dianggap emerging market karena perekonomian mereka memiliki tren pertumbuhan PDB antara 3,7- 4,5% per tahun. Sedangkan saat ini pertumbuhan PDB BRIC sudah lebih dari itu. Analis Eurasia Group untuk kawasan Afrika Anne Fruhauf menyatakan, bergabungnya Afrika Selatan ke dalam kelompok BRICS berbau politis karena dianggap hanya dijadikan batu loncatan bagi anggota asli BRIC yakni Brasil, Rusia, India,dan China agar memiliki akses ke sub-Sahara Afrika.

Fruhauf menambahkan, masuknya Afrika Selatan ke dalam kelompok ekonomi itu merupakan buah dari lobi kepada China,salah satu mitra perdagangan terbesarnya. Pertemuan puncak BRIC di China hari ini akan menjadi momen penting bagi Afrika Selatan.Mereka akhirnya berhasil menjadi anggota kelima BRIC. Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma menegaskan, masuknya Afrika Selatan menjadi anggota BRICS adalah salah satu upaya untuk mengangkat bangsanya di panggung dunia. AFP/Rtr/China Daily/Channel News/Asia/ yanto kusdiantono / rini harumi


source ; http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/392963/

Pegolf Dunia Tantang 24 Pemain Terbaik Indonesia

INILAH.COM, Jakarta- 24 Pemain golf terbaik Indonesia akan beradu ketangkasan dengan pegolf nomor dua dunia Lee Westwood di pembukaan Indonesia Masters (21/4/2011).
Pertarungan pegolf kelas dunia ini akan menjadi rangkaian dari gelaran kompetisi golf Indonesian Masters yang akan berlangsung sejak tanggal 21-24 April mendatang di lapangan Royale Jakarta Golf Club.
Selain itu pemain bintang asal Indonesia Rory Hie juga dijadwalkan akan melakoni sebuah tantangan di acara yang berhadiah 750 ribu US dollar.
Executive Chairmann Asian Tour Kyi Hla Han mengatakan gelaran Indonesian Masters merupakan ajang bagi para pegolf terbaik di Indonesia untuk beraksi dan menjajal kekuatan lawan dari negeri seberang.
“Indonesian Masters akan memberikan kesempatan yang baik bagi para pemain Golf terbaik di Indonesia untuk bertanding dengan pemain terbaik kami seperti Thongchai Jaidee, Gaganjeet Bhullar dan Chapchai Nirat.”
“Saya yakin pengalaman yang akan didapatkan dalam turnamen Indonesian
Masters ini akan sangat menguntungkan bagi para pemain Golf Indonesia mengingat banyaknya bakat-bakat yang dimiliki Negara ini,” imbuhnya.

Indonesia Travel & Holiday Fair 2011 Digelar di Central Park

[JAKARTA] Untuk yang keenam kalinya, Indonesia mengadakan perhelatan pameran perjalanan besar yaitu Indonesia Travel & Holiday Fair (ITHF) 2011. Acara ini digelar pada 14-17 April 2011 di Central Park Grand Ballroom dengan mengusung tema “9 Wonders of ITHF”.

ITHF’2011 kali ini kembali menggandeng BCA sebagai banking partner dan berlangsung 4 hari. Bertempat di pusat perbelanjaan terbesar di pusat Ibukota, event dimulai dengan preview sale khusus bagi pemegang kartu kredit BCA pada Kamis (14/4)  pukul 10.00-12.00 WIB. Dalam 4 hari consumer fair (B2C), masyarakat Jakarta dapat membeli paket liburan domestik dan internasional dengan harga sangat special.

Ketua Penyelenggara ITHF’2011 Panca R Sarungu mengatakan, travel sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Untuk itu pihaknya ingin mengedukasi masyarakat untuk mendapatkan informasi liburan sekaligus membiasakan calon pelancong dalam melakukan pembukuan lebih awal untuk musim liburan panjang sekolah dengan harga special.

”Demi terwujudnya hal itu, penyelenggara meminta pihak peserta pameran untuk memberikan harga sangat special yang hanya berlaku untuk pemesanan serta pembayaran selama acara berlangsung. Sesuai dengan tema, ada 9 airlines ternama seperti Cathay Pacific, Malaysia Airlines, Thai Airways, Turkish Airlines, Jet Star, Singapore Airlines, Philippines Airlines, Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air telah menyatakan partisipasi dan dukungan penuh untuk kegiatan ini. Selain itu juga dengan hotel berbintang di Bali, Lombok dan destinasi wisata lainnya di Indonesia,” ujarnya di Jakarta.

Sebagai official banking partner pada ITHF keenam ini, BCA memberikan kemudahan khusus untuk pemegang Kartu Kredit BCA. Pemegang Kartu Kredit BCA bisa menikmati fasilitas no surcharge (tidak dikenakan biaya administrasi) dan fasilitas Cicilan BCA 0% selama 6 bulan. Keistimewaan untuk pemegang kartu kredit BCA adalah mendapatkan kesempatan preview sale selama 2 jam pertama di hari pertama sebelum pameran dibuka untuk umum.

Khusus untuk Pemegang Kartu BCA Platinum & World disediakan Premium Lounge selama acara berlangsung. Dengan segala kemudahan yang diberikan oleh Kartu Kredit BCA maka liburan impian jadi semakin terjangkau.

Untuk mendatangkan pengunjung yang tepat, panitia menganggarkan promosi senilai lebih dari Rp 2 milyar bekerjasama dengan 20 rekanan media dan juga bekerjasama dengan BCA sebagai Official Banking Partner ITHF’2011. 

“Kami yakin target pengunjung sebanyak 40.000 warga Jakarta dan sekitarnya khususnya menengah ke atas serta pembukuan transaksi senilai Rp 40 milyar dapat tercapai,” ujar Panca R. Sarungu. [H-15]



source : http://www.suarapembaruan.com/home/indonesia-travel-holiday-fair-2011-digelar-di-central-park/5657

Indonesia Masters, Ajang Uji Coba Pegolf Lokal

JAKARTA– Persatuan Golf Profesional Indonesia (PGPI) mengharapkan pegolf lokal bisa masuk jajaran 5 hingga 10 besar di ajang turnamen golf Indonesia Masters di Royale Jakarta Golf Club,Jakarta,21–24 April ini.

’’Saya berharap ajang ini bisa membuat pegolf lokal termotivasi dan meningkatkan kemampuannya,”kata Ketua PGPI Hanafi Asnap di Jakarta,kemarin.’’Menurut saya, kualitas pegolf lokal tidak tertinggal jauh dengan pegolf kelas dunia.Harapannya, salah satu dari mereka bisa masuk top five atau top ten.Dan,kita punya Rory (Hie) di sana,’’ papar Asnap. Harapan Asnap tidak berlebihan.

Saat ini Indonesia memang memiliki pegolf profesional yang patut diperhitungkan. Bintang masa kini,Rory Hie,bertekad menjajal kemampuannya dalam satu lapangan dengan mantan pegolf nomor satu dunia,Lee Westwoods. Ya,Rory bakal menjadi salah satu andalan Indonesia,pekan depan.Rory,yang menjadi penghuni puncak order of merit Persatuan Golf Profesional Indonesia (PGPI),diharapkan masuk jajaran atas klasemen turnamen berhadiah total US750.000 atau setara Rp6,75 miliar.

Rory juga setidaknya memiliki semangat membara untuk tampil memberikan hasil terbaik.Apalagi,pegolf kelahiran 1 September 1988 itu baru saja menjadi runner-up Turnamen Indonesia PGA di Lippo Karawaci,akhir Maret lalu. Namun,Rory tidak sendiri.Pemain lokal lain yang turut berpartisipasi adalah Andik Mauludin dan Benny Kasiadi,dua pemain yang tengah berkembang kemampuannya.

Begitu juga empat pegolf lokal amatir akan mendapat kesempatan bertanding di turnamen golf bergengsi di Indonesia itu. Sementara itu,Executive Chairman Asian Tour Kyi Hla Han mengatakan,Indonesian Masters akan memberikan kesempatan baik bagi para pemain golf terbaik di Indonesia untuk bertanding dengan pemain hebat macam Thongchai Jaidee,Gaganjeet Bhullar, dan Chapchai Nirat.

’’Saya yakin pengalaman yang didapatkan dari Indonesian Masters ini akan sangat menguntungkan bagi para pemain golf Indonesia,mengingat banyaknya bakat-bakat yang dimiliki di negara ini,”kata Hla Han. Sementara itu,CEO Royal Golf Course George Chandra yang menjadi tuan rumah turnamen ini menegaskan bahwa lapangan sudah siap sejak sebulan lalu.Bahkan,dia menggaransi lapangan tidak akan becek seandainya turun hujan.’’Ajang ini saya jadikan uji coba untuk melihat tingkat kesulitan di Royale Golf bagi pegolf pro,’’ ujar Chandra. ● fahmi faisa       


source : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/392804/

Raja & Permaisuri se-Indonesia Akan 'Serbu' Bandung

BANDUNG- Sejumlah raja, sultan, beserta permaisuri se-Indonesia akan menyerbu Bandung, Jawa Barat. Mereka akan menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) Raja dan Sultan Nusantara II-2011 yang akan digelar di Gedung Merdeka.

Para petinggi keraton itu akan membahas persoalan yang membelit bangsa dan negara, salah satunya membahas posisi keraton saat ini. Kegiatan yang akan digelar pada 25-26 Juni ini diselenggarakan oleh Badan Pekerja (BP) Silatnas.

Ketua Umum BP Silatnas, Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadingrat dari Keraton Kasepuhan Cirebon, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut Silatnas I pada 2009 lalu. Silatnas I, kata Arief, telah menghasilkan lima program.

Menurut Arief, kiprah keraton sangat penting dalam proses kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Persoalannya, kenapa keraton belum juga diperhatikan oleh negara, bahkan belum masuk dalam undang-undang, tetapi Ormas (organisasi masyarakat) sudah dibuatkan undang-undangnya. Kita berharap dalam undang-undang yang dibentuk nanti akan diatur hak dan kewajiban keraton,” tutur Arief kepada wartawan seusai rapat rencana Silatnas di Dinas Budaya Pariwisata (Disbudpar) Jawa Barat.

Arief mencontohkan, robohnya keraton Kanoman Cirebon antara lain disebabkan belum adanya undang-undang yang mengatur posisi keraton. Artinya, lanjut Arief, tidak jelas lembaga negara mana yang harus mengurusi keraton.

Dari pemerintah pusat hingga daerah, tidak satu pun yang bisa mengalokasikan anggaran untuk keraton.

“Kemenbudpar hingga Disbudpar di daerah tidak satu pun yang bisa mengalokasikann anggaran. Bahkan di Kota Cirebon saja anggaran untuk budaya dan pariwisata tidak mencapai 1 persen dari nilai APBD yang ada, apalagi buat keraton,” bebernya.

Saat ini, sebut Arief, keraton dan kesultanan hanya terbantu oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2007. Tetapi tindak lanjut dari Permendagri ini sepenuhnya bergantung pada keinginan pemerintah daerah.

Selain itu, persoalan krusial yang akan dibahas dalam Silatnas adalah terkait kebangsaan dan ketatanegaraan. Menurutnya, pihak keraton dan kesultanan saat ini merasa tersisih oleh partai politik karena pada kenyataannnya kebijakan pemerintah lebih dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan partai politik.

“Kami (keraton dan kesultanan) tertutup partai. Lihat saja, dari penentuan calon kepala daerah hingga anggaran, itu yang menentukan kan dewan sebagai representasi dari parpol. Ini harus dievaluasi,” sebutnya.

(ton)

source : http://news.okezone.com/read/2011/04/14/340/445855/raja-permaisuri-se-indonesia-akan-serbu-bandung 

Rabu, 13 April 2011

Indonesia - Arab Saudi Jalin Kerja Sama Pertahanan

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat untuk menjalin kerja sama pertahanan yang meliputi pendidikan dan pelatihan, pertukaran personel serta pengembangan industri pertahanan.

Siaran pers Kementerian Pertahanan yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, mengatakan, kesepakatan kerja sama itu terungkap dalam pertemuan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Pangeran Khalid bin Sultan, dalam lawatannya ke Arab Saudi.

Kedua belah pihak pada Juni 2011 akan membentuk Working Group atau `Military Joint Committee` (WG/MJC) dengan tugas melakukan inventarisasi ruang lingkup kerja sama. Pertemuan pertama WG/MJC direncanakan diadakan di Riyadh, Saudi Arabia atau di Jakarta.

Pertemuan forum WG/MJC, selanjutnya diikuti dengan penandatanganan nota kesepahaman kedua pihak pada Desember 2011.

Selain itu, dalam lawatannya tersebut, Wamenhan Sjafrie juga memperkenalkan beberapa produk militer buatan Indonesia, seperti senjata jenis rifle SS2 V1 produksi terbaru PT Pindad dan miniatur model pesawat angkut medium jenis CN 235 produksi PT Dirgantara Indonesia.

Selama berada di Riyadh, Wamenhan juga berkesempatan berkunjung ke Shaqr Al-Jazeera Museum yang museum militer King Abdul Aziz yang merupakan museum sejarah aviasi Arab Saudi, serta "Advance Electronic Company" yang merupakan perusahaan elektronik mutakhir milik Kemhan Arab Saudi.
(R018)



source : http://www.antaranews.com/berita/253845/indonesia--arab-saudi-jalin-kerja-sama-pertahanan

Pemerintah Perketat Seleksi Agen Penempatan TKI

JAKARTA — Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) terus memperketat pelayanan penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) oleh agen-agen penempatan TKI di dalam maupun luar negeri. Karenanya, seleksi dan verifikasi agen-agen penempatan TKI pun semakin diperketat.

Kepala Pusat Humas Kemenakertrans Suhartono mengatakan, hal ini bertujuan agar agen-agen penempatan dapat bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. “Mengenai negara-negara penempatan, kami telah mencermati perlakuan tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak normatif TKI. Apabila tidak memenuhi persyaratan dan kriteria yang ditentukan, pemerintah dapat menetapkan moratorium pengiriman TKI ke negara tersebut,” ujar Suhartono di Gedung Kemenakertrans, Jakarta, Selasa (12/4).

Di dalam program kerja Kemenakertrans tahun 2010-2014, lanjut Suhartono, telah diamanatkan penyempurnaan kebijakan penempatan dan perlindungan TKI. Langkah-langkah yang diambil, sebutnya, antara lain penanganan terhadap TKI bermasalah, fasilitasi operasional dan penyelesaian masalah TKI, serta pemberian advokasi dan perlindungan hukum bagi TKI di luar negeri.

Tah hanya itu, Kemenakertrans juga meningkatkan kontrol dan pengawasan kualitas TKI dilakukan melalui sistem pelatihan TKI selama 200 jam. “Kita pun bekerja sama dengan Kemenlu untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas atase ketenagakerjaan di negera-negara penempatan,” terangnya.

Selanjutnya dalam pembenahan kelembagaan, Kemenakertrans melakukan monitoring, evaluasi dan pembinaan tehadap lembaga-lebaga yang terkait dengan mekanisme pengirimin TKI ke luar negeri seperti PPTKIS, Sarana Kesehatan, Asuransi TKI, Lembaga Perbankan, Pos Kepulangan dan Balai Latihan  Kerja Luar Negeri.

“Sampai saat ini kita tetap melakukan proses verifikasi dan seleksi terhadap seluruh PPTKIS di dalam negeri dan agen-agen penempatan di luar negeri. Sistem pengawasan berkala ini dilakukan melalui evaluasi kinerja, pembinaan sampai penerapan sanksi atau penindakan hukum, “kata Suhartono.

Mengenai asuransi TKI, Suhartono menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pembenahan melalui Pemernakertrans PER 7/MEN/V/2010 tentang Asuransi TKI. "Pokoknya kita ingin menerapkan prinsip cepat, mudah, murah dan aman dalam penempatan dan perlindungan TKI," pungkasnya.(cha/jpnn)



source : http://www.jpnn.com/read/2011/04/12/89351/Pemerintah-Perketat-Seleksi-Agen-Penempatan-TKI-#

Banjir Modal Asing, Cadangan Devisa RI Bisa Tembus US$ 119 Miliar

Jakarta - Arus masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio di  2011 bakal terus berlanjut, walaupun tidak sebesar di 2010. Hal ini bisa menyebabkan cadangan devisa Indonesia di akhir 2011 menembus US$ 116,8-119,4 miliar.

Demikian isi Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2010 yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) dan dikutip detikFinance, Rabu (13/4/20011).

"Investasi langsung (FDI) diperkirakan mengalami peningkatan. Arus FDI yang meningkat akan menjadikan struktur arus modal lebih baik dan lebih berorientasi jangka panjang," jelas laporan itu.

Posisi cadangan devisa Indonesia per akhir Maret lalu sudah menembus US$ 105,7 miliar. Cadangan devisa Indonesia memang terus meningkat dan pada awal tahun 2011 akhirnya menembus US$ 100 miliar. Pergerakan cadangan devisa RI sepanjang 2011 adalah:


  • 31 Januari 2011: US$ 95,3 milliar
  • 22 Februari 2011: US 97 miliar
  • 18 Maret 2011: US$ 103,3 miliar.
  • Akhir Maret 2011: US$ 105,7 miliar.

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diperkirakan masih mencatat surplus yang cukup tinggi, walaupun lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2010. BI memrediksi NPI di 2011 diperkirakan mencatat surplus sebesar US$ 19,7-22,3 miliar.

"Sehingga cadangan devisa pada akhir tahun 2011 diprakirakan mencapai US$ 116,8-119,4 miliar atau setara dengan 7,2-7,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah," kata laporan tersebut.

Laporan tersebut mengatakan, transaksi berjalan di 2011 diperkirakan surplus sekitar US$ 3,8-4,7 miliar, lebih rendah dibandingkan 2010.

Di tengah pertumbuhan ekspor yang masih kuat, tingginya impor yang disertai kenaikan defisit neraca jasa dan neraca pendapatan diperkirakan akan memberikan tekanan ke bawah terhadap surplus transaksi berjalan. Kinerja ekspor diperkirakan tetap positif seiring masih tingginya  pertumbuhan ekonomi di negara-negara mitra dagang utama seperti China dan India serta harga komoditas yang masih cenderung meningkat.

Sementara neraca transaksi modal dan finansial diperkirakan juga tetap positif dengan mencatat surplus sekitar US$ 16,5-18,1 miliar, kendati  tidak sebesar tahun sebelumnya. Arus modal masuk diperkirakan masih berlanjut, dengan kontribusi  investasi langsung (PMA) yang semakin besar.

Sementara itu, kondisi likuiditas global yang masih melimpah, disertai dengan imbal hasil investasi pada asset berdenominasi rupiah yang relatif tinggi, diperkirakan akan menarik arus modal masuk asing dalam bentuk investasi portofolio, walaupun dalam skala yang lebih rendah dibanding  2010.

(dnl/qom)


source : http://www.detikfinance.com/read/2011/04/13/075742/1615100/5/banjir-modal-asing-cadangan-devisa-ri-bisa-tembus-us--119-miliar 

Rusia Ajak Indonesia ke Ruang Angkasa


JAKARTA, KOMPAS.com - Kosmonot Rusia Yuri Gagarin berhasil melakukan penerbangan pertama ke antariksa Rabu, 12 April 1961. Hari ini, 12 April 2011, tepat 50 tahun sudah momen bersejarah tersebut berlalu. Untuk memperingatinya, Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia menggelar pameran foto dan seminar bertema "50 Tahun Masa Eksplorasi Ruang Angkasa: Yuri Gagarin dan Indonesia."
Dalam pembukaan seminar, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander A. Ivanov Ph.D berbagi kenangannya tentang sosok Yuri Gagarin. Ia mengatakan, saat itu ia masih berusia 9 tahun saat Yuri Gagarin melakukan penerbangan. Meski demikian, Ivanov mengaku mengingat dengan jelas apa yang terjadi kala itu.
"Setelah Yuri terbang, orang-orang berkumpul di jalanan di Moskow, semuanya tersenyum dan tertawa," ungkapnya.
Menurut Ivanov, keberhasilan Gagarin saat itu tak cuma membuat bahagia publik Rusia saja, tetapi juga dunia. Ia juga mengatakan bahwa keberhasilan Gagarin menandai semakin majunya peradaban manusia.
Dalam kesempatan itu, Ivanov juga menunjukkan beberapa foto yang dipasang di ruang Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia. Salah satu foto yang ditunjukkan adalah foto Presiden Soekarno berjejer dengan Yuri Gagarin.
Soekarno bertemu dengan Yuri Gagarin pada Juni 1961, hanya 2 bulan setelah penerbangan pertama ke antariksa itu. Soekarno juga bertemu dengan Sergei Korolyov, desainer Vostok 1, pesawat yang digunakan Gagarin.
Ivanov mengatakan, foto itu menandai dekatnya hubungan Rusia-Indonesia. Karenanya, ia berharap bangsa Indonesia juga mengenang hari ini sebagai peringatan kedekatan hubungan Indonesia-Rusia.
"Pada awal tahun 60-an, Rusia yang waktu itu merupakan Uni Soviet dan Indonesia membuat langkah bersama untuk mengembangkan Indonesia sebagai negara yang baru saja merdeka," ungkap Ivanov. Ia berharap, kerja sama antara Rusia dan Indonesia tetap berlanjut, termasuk dalam bidang antariksa.
Hal yang sama juga diungkapkan Direktur Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia, Yuri N Zozulya. Zozulya mengatakan, "Secara pribadi, impian saya pribadi, saya ingin mengirimkan kosmonot Indonesia untuk terbang menggunakan pesawat kami. Ini seperti yang kita lakukan dengan negara lain."
Namun, ia menuturkan bahwa ia sendiri tak berhak untuk memutuskan. "Semua tergantung pada keputusan di tingkat pemerintah," katanya. Ia mengatakan, sebelumnya Rusia telah menerbangkan kosmonot asal Malaysia.
Kerja sama Indonesia-Rusia dalam bidang antariksa berlangsung dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah rencana proyek peluncuran roket antariksa dari Pulau Biak, Papua. Saat ini, rencana belum terwujud karena menunggu RUU Keantariksaan disahkan menjadi undang-undang.

ZTE Luncurkan Tablet untuk Indonesia

TEMPO Interaktif, Jakarta - ZTE menjadi satu lagi vendor asal Cina yang meluncurkan tablet media di Indonesia. Perusahaan ini memperkenalkan tablet ZTE Light Tab yang memiliki ukuran layar 7 inci, di Jakarta hari ini. Seperti kebanyakan vendor Cina dan lokal, ZTE memasang sistem operasi Android 2.2 alias Froyo di tablet ini. “Tapi nanti akan kami tingkatkan menjadi Android 2.3 atau Gingerbread dan bahkan Android 3.0 atau Honey Comb,” ujar Liu Lin, Wakil Presiden Produk Mobile Broadband ZTE.

Light Tab dibanderol dengan harga yang sedikit ada di bawah saingannya, yaitu Rp 2,99 juta. Dengan harga itu, pengguna sudah mendapatkan tablet yang memiliki resolusi layar 800x480 piksel, berkamera 3 megapiksel, memiliki teknologi suara Dolby Stereo Sound, dan mampu menayangkan video standar.

Satu lagi fitur yang membedakannya dengan pesaing adalah tablet ini bisa dipakai menelepon dengan jaringan GSM 900/1800/1900 MHz. Jaringan datanya adalah EDGE, HSDPA, dan HSUPA dengan kecepatan unduh sampai 7,2 megabita per detik dan unggah 5,76 megabita per detik.

Kehadiran Light Tab juga menandai kiprah awal ZTE di pasar terbuka. Biasanya, vendor ini berjualan perangkat terminal bergeraknya (termasuk di dalamnya tablet, modem, dan ponsel pintar) melalui operator seluler.

“Pasar Indonesia sangat potensial, kami berharap bisa berjualan sebanyak-banyaknya,” kata Susanto Sosilo, Direktur Divisi Perangkat ZTE Indonesia.

DEDDY SINAGA


source : http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2011/04/12/brk,20110412-326900,id.html

Robot Indonesia Kibarkan Merah Putih di Amerika



Kedua kampus negeri itu berhasil menjadi juara di kategori Fire Fighting. ITB menjadi juara 1 dan 2 di kategori robot berkaki serta UGM menjadi juara 1 dan 2 di kategori robot beroda.

Ditemui di sela-sela acara penandatanganan MoU antara ITB dan Huawei, Rektor ITB Akhmaloka membenarkan kabar gembira tersebut.

"Saya juga baru dapat kabar. Kita juara 1 dan 2 di divisi berkaki. Sedangkan UGM juara 1 dan 2 di divisi beroda," katanya sambil memperlihatkan pesan singkat yang diterimanya, Senin (11/4/2011).

Akhmaloka tidak bisa menutupi rasa bangganya atas prestasi yang ditorehkan oleh anak didiknya tersebut. Akhmaloka juga berkelakar perihal piala yang berhasil disabet oleh tim dari Indonesia.

"Ini kok Indonesia semua yah. Tapi saya tahu ini adalah kompetisi yang diikuti oleh negara-negara maju lainnya dan anak-anak kita berhasil mengungguli dari temannya dari Amerika, China dan lainnya," katanya seraya tertawa.

ITB sendiri mengirimkan 3 orang mahasiswa dan satu dosen pembina, Kusprasapta Mutijarsa atau yang akrab dipanggil Sony.

ITB dan UGM adalah perwakilan dari Dirjen Dikti dalam kompetisi tersebut. Kedua kampus ini berhak mengikuti pertandingan yang digelar di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat setelah berhasil menjadi juara nasional pada Kompetisi Robot Nasional di Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2010 silam.

Di tempat yang sama, Dekan Sekolah Tinggi Elektro dan Informatika ITB, Prof. Dr. Ir. Suwarno mengungkapkan bahwa robot yang dikirimkan ke kompetisi tersebut merupakan robot yang sama saat memenangkan KRCI tahun lalu.

"Itu robot yang sama. Kita perbaiki sehingga bisa bertanding di sana dan menang," katanya.



source : http://www.detikinet.com/read/2011/04/11/103846/1613144/398/robot-indonesia-kibarkan-merah-putih-di-amerika?i991103105

TNI: Indonesia Mampu Tumpas Pembajak

JAKARTA, KOMPAS.com — Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono enggan menjawab ketika ditanya apakah pemerintah memiliki opsi menggelar operasi militer terkait penyelamatan 20 anak buah kapal Sinar Kudus yang ditahan perompak Somalia. Namun, kata Panglima, TNI jelas memiliki kemampuan menggelar operasi tersebut.



"Kita punya kemampuan melakukan operasi untuk menumpas pembajak," kata Panglima kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (12/4/2011).
Namun, Panglima TNI mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pemerintah mengutamakan jalur diplomasi dalam melakukan penyelamatan ke-20 warga negara Indonesia tersebut. Saat ini, negosiasi antara pembajak dan pemilik kapal terus berlangsung.
"Insya Allah negosiasi akan berhasil," kata Panglima.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada 16 Maret 2011 kapal bermuatan nikel dari Pomalaa, Sulawesi Tenggara, dengan tujuan Rotterdam, Belanda, dibajak perompak di perairan Arab. Kapal tersebut berisi 20 ABK asal Indonesia.


source : http://nasional.kompas.com/read/2011/04/12/20183824/TNI.Indonesia.Mampu.Tumpas.Pembajak

WEF: Teknologi Informatika Indonesia Meningkat

LONDON: World Economic Forum (WEF) menilai teknologi informatika dan komunikasi Indonesia terus meningkat tercermin dari meningkatnya peringkat Networked Readiness Index (NRI) Indonesia dari 67 tahun 2009-2010 menjadi peringkat ke-53 tahun 2010-2011 pada Global Information Technology Report (GITR) untuk 2010-2011.

Sekretaris Kedua PTRI Jenewa, Joannes Tandjung, Rabu menyebutkan GITR 2010-2011 dipublikasikan World Economic Forum (WEF), Selasa mengumumkan peringkat NRI dari 138 negara.

Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Dian Triansyah Djani mengatakan kenaikan peringkat NRI Indonesia menunjukkan perkembangan dan kemajuan yang diraih di sektor teknologi, informatika, dan komunikasi, khususnya untuk mengatasi kesenjangan digital dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan tanah air.

Dubes Djani menggarisbawahi bahwa kenaikan signifikan peringkat NRI Indonesia sebesar 14 peringkat dari tahun 2009-2010 ke tahun 2010-2011 merupakan lonjakan terbesar dari seluruh negara yang disurvei.

Kenaikan peringkat ini khususnya disebabkan meningkatnya peringkat perlindungan kekayaan intelektual dari 67 menjadi 57, extent and effect of taxation dari 22 menjadi 17, government prioritization of ICT dari 71 menjadi 6 serta government procurement of advanced technology dari 34 menjadi 29.

Selain itu juga terjadi peningkatan di bidang importance of ICT to government's vision dari 85 menjadi 62, akses internet di sekolah dari 59 menjadi 50, ICT use and government efficiency dari 90 menjadi 72, extent of business internet use dari 71 menjadi 61, dan capacity of innovation dari 44 menjadi 30.

Dubes Djani lebih lanjut menyampaikan GITR 2010-2011 mengkonfirmasikan keunggulan negara-negara Nordik seperti Swedia, Denmark, Norwegia, dan Eslandia serta negara-negara macan Asia Singapura, Taiwan, China, Korea Selatan, dan Hong Kong SAR, dan ASEAN seperti Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Dalam mengimplementasikan teknologi, informatika dan komunikasi (TIK) di dalam seluruh sendi kehidupan individu, pelaku usaha dan pemerintahan.

"Kenaikan peringkat Indonesia terkait kesiapan teknologi komunikasi dan informatika sejalan dengan kemajuan Indonesia di bidang pembangunan ekonomi yang diakui dunia dan kalangan bisnis internasional," ujar Dubes.

Pada GITR 2010/2011, Indonesia mengungguli peringkat NRI major emerging economies dan negara-negara Eropa serta Amerika Latin seperti Brazil (56), Afrika Selatan (61), Polandia (62), Yunani (64), Turki (71), Federasi Rusia (77), dan Argentina (96).

Di antara anggota ASEAN, Indonesia berada pada urutan ke-3 setelah Singapura (2) dan Malaysia (28), dan berada di atas peringkat Vietnam (55), Brunei Darussalam (57), Thailand (59), Filipina (86), Kamboja (111).

GITR merupakan edisi ke-10 laporan tahunan WEF yang diterbitkan sejak tahun 2001. Tema "Transformations 2.0" diangkat karena GITR 2010-2011 difokuskan pada transformasi yang disebabkan teknologi, informatika dan komunikasi (TIK), khususnya kontribusi TIK pada kehidupan individu, pelaku usaha dan pemerintah dalam beberapa tahun ke depan.

Laporan GITR 2010-2011 memuat peringkat daya saing seluruh negara yang didasarkan pada Networked Readiness Index (NRI).

Dalam menetapkan NRI, WEF menggunakan sembilan pilar yang dibagi atas tiga komponen utama yaitu environment, readiness, dan usage. Komponen pertama terdiri dari tiga pilar yaitu lingkungan pasar, lingkungan politik dan kerangka peraturan, dan lingkungan infrastruktur. Komponen kedua terdiri dari tiga pilar yaitu tingkat kesiapan individu, tingkat kesiapan lingkungan usaha, dan tingkat kesiapan lingkungan Pemerintah.

Sementara itu, komponen ketiga mencakup tiga pilar utama yang meliputi penggunaan oleh individu, penggunaan oleh usaha dan penggunaan oleh Pemerintah.

Swedia menduduki peringkat pertama GITR periode 2010-2011 yang kedua kalinya sejak periode 2009-2010 disusul oleh Singapura (2) dan Finlandia (3). Negara-negara Nordik dan Amerika Serikat (5), seperti Denmark (7) dan Norwegia (9) berada pada peringkat 10 besar NRI. (dj)


Jet Latih yang Akan Dibeli RI Jadi Ekspor Perdana Korsel

Seoul - Korea Selatan menyambut gembira lampu hijau dari Indonesia, untuk membeli jet latih T-50 Golden Eagle. Ini akan menjadi ekspor perdana Korsel, walaupun kerja sama ini sempat tercoreng pembobolan dokumen delegasi Indonesia oleh agen rahasia Korsel.

Seperti dilansir dari AFP, Rabu (13/4/2011), Korea Aerospace Industries (KAI) mengumumkan telah mendapatkan status dari Menhan RI Purnomo Yusgiantoro. Meskipun, negosiasi harga dan rincian pembelian lain belum tuntas.

Deal terakhir, jika disepakati, akan menjadi kesempatan perdana ekspor T-50 Golden Eagle. Artinya T-50 mengalahkan para saingannya dari Italia, Rusia dan lain-lain.

"Hari ini sangat penting untuk kita, karena Korsel menjadi negara keenam di dunia yang mengekspor jet supersonik setelah AS, Rusia, Inggris, Prancis dan Swedia," kata Presiden KAI, Kim Hong Kyun, kepada wartawan.

Pemerintah Korsel mengungkapkan proyek T-50 ini sejak 2005, dengan teknologi Lockheed Martin dari AS. Korsel berharap bisa menjual 16 T-50 ke Indonesia dengan nilai US$ 400 juta atau Rp 3,4 triliun, demikian dilansir kantor berita Yonhap.

T-50 Golden Eagle ini rencananya akan menggantikan jet latih Hawk Mk-53 milik TNI AU yang sudah menua. Pejabat Korsel mengatakan T-50 bisa juga dipakai untuk serangan udara ringan, selain untuk latihan. Korsel berencana membuat T-50 yang lebih dominan untuk versi tempur.

Rencana pembelian pesawat ini sempat tercoreng aksi agen rahasia Korsel yang mencoba membobol dokumen milik delegasi Indonesia, Februari 2011 silam. Meski demikian, kerja sama pertahanan Korsel dan Indonesia sepertinya tidak terpengaruh.

Pada 2008, Korsel membeli 4 pesawat transpor Indonesia senilai US$ 90 juta atau Rp 774 miliar untuk fungsi patroli laut. Pada Juli 2010, Indonesia dan Korsel juga melakukan kerja sama untuk mengembangkan jet tempur.








source : http://www.detiknews.com/read/2011/04/13/110900/1615277/10/jet-latih-yang-akan-dibeli-ri-jadi-ekspor-perdana-korsel

Pencarian

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...